Kabupaten Malang

Cakupan Rendah, Bupati Minta Giatkan Serbuan Vaksinasi Booster

AMEG – Bupati Malang, HM Sanusi, meminta semua pihak menggeber lagi serbuan vaksin booster door to door saat memimpin rakor di Pendopo Agung Kantor Bupati di Malang, Jumat (22/7/2022) malam.

Rakor serbuan vaksinasi booster ini menyusul masih rendahnya cakupan vaksinasi dari target sasaran jumlah penduduk yang ada.

“Malam ini semua pihak Saya ajak kembali untuk bangkit melawan COVID-19. Perlu strategi untuk menyelamatkan dari COVID-19 dengan door to door. Targetnya, kalau bisa satu kecamatan tuntas (vaksinasi),” tandas Sanusi.

Baca Juga

Bupati juga menegaskan, meminta bantuan pihak TNI dan Polri untuk bisa terlibat dalam meningkatkan cakupan vaksinasi ini.

“Saya juga mengajak unsur organisasi kepemudaan untuk bisa turut membantu. Nanti bisa dilakukan operasi vaksin di setiap desa/kelurahan,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Plt Kadinkes Kabupaten Malang Mursyidah mengungkapkan, cakupan vaksinasi dosis 3 (booster) baru mencapai 14,54 persen.

“Cakupan vaksinasi dosis 3 sejumlah 14,54 persen dari total sasaran 2,078 juta jiwa. Capaian cakupan ini menempatkan Kabupaten Malang di urutan ke-21 se Jawa Timur,” jelas Mursyidah, dalam laporannya kepada Bupati Malang.

Berdasarkan laporan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sesuai KTP peserta vaksin per 21 Juli 2022 pukul 21.00 WIB, tercatat rerata total cakupan vaksinasi dosis 3 di Kabupaten Malang, yakni 17,38 persen.

Persentase cakupan vaksin ini didapatkan dari data sejumlah 6.183 jiwa, yang sudah mendapatkan vaksin dosis 3.

Cakupan vaksinasi booster ini jauh lebih rendah dibandingkan capaian cakupan dosis 1 dan 2. Yakni, sebanyak 93,59 persen untuk dosis 1, dan 82,39 persen untuk vaksin dosis 2.

Data KPCPEN ini juga mencatat, peringkat capaian vaksinasi dari 33 kecamatan yang ada. Yakni, 12 kecamatan termasuk bagus atau tinggi persentase cakupannya (hijau). Sisanya, 11 kecamatan cakupannya sedang (kuning) dan 10 kecamatan masih sangat rendah cakupannya (merah).

Mursyidah juga melaporkan, angka kasus COVID-19 hingga saat ini. Dikatakan, total kasus di Kabupaten Malang mencapai 26.001 kasus.

Dari jumlah ini, tercatat kasus meninggal akibat COVID-19 sejumlah 1.054 jiwa. Sedangkan, yang dinyatakan sembuh sejumlah 24.924 pasien.

Terpisah, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat menyambut positif permintaan Bupati terkait serbuan vaksin door to door.

Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat SIK, SH, MH. (amin)

“Kami sebenarnya tidak berhenti untuk terus melakukan vaksinasi. TNI dan Polri sudah menggerakkan semua jajaran, ada perintah Bupati atau tidak kami melakukannya,” jelas AKBP Ferli.

Ia tidak memungkiri adanya kendala di lapangan ketika melakukan vaksinasi door to door. Ia mencontohkan, lansia tidak ada di tempat saat dikunjungi atau sedang dalam kondisi sakit saat akan divaksin.

Menurut Kapolres, kegiatan vaksinasi yang dilakukan terus berjalan karena pemerintah juga belum mencabut atau menghentikan program vaksinasi.

“Selain mengadakan gerai vaksin, door to door juga harus tetap jalan. Strategi ini yang dipakai. Memang effort-nya besar butuh pengorbanan, kami berharap dukungan banyak pihak ikut membantu,” tandas Ferli Hidayat. (*)


Editor : Irawan
Publisher : Ameg.id
Sumber : Ameg.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button