Regional

Demo Kantor Bupati Jember, Mahasiswa GMNI Tolak Tambang Paseban

AMEG- Ratusan mahasiswa Jember tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesua (GMNI), kembali melakukan aksi unjuk rasa, Selasa (12/10/2021).

Mereka berdemo di depan Kantor Bupati Jember, menolak tambang dan tambak di pesisir desa Paseban Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Korlap aksi Dyno Suryandoni mengatakan adanya tambang dan tambak di pesisir Paseban menimbulkan keresahan masyarakat.

Ia menuntut Bupati Jember agar menolak kegiatab pertambangan pasir Paseban dan tambak tersebut.

“Pertambangan berpotensi merusak ekosistem pesisir dan laut yang seharusnya menjadi wilayah konservasi. Apalagi wilayah desa Paseban rawan bencana Tsunami,” ungkap Dyno, saat audensi dengan Wabup Jember, KH MB Firjaun Barlaman, Selasa (12/10/2021).

Dikatakan Dyno, perekonomian masyarakat Paseban bergantung pada sektor pertanian dan kelautan. “Ada ribuan petani dan puluhan nelayan di Paseban, jika ada pertambangan dan pertambakan akan merampas ruang hidup dan penghidupan mereka,” ucapnya.

Suasana aksi unjuk rasa mahasiswa GMNI di depan kantor bupati jember (foto zainulah)

Dyno berharap ke depan meningkatkan sektor pertanian dan mengembangkan pariwisata untuk peningkatan perekonomian masyarakat Paseban.

“Kami tegaskan, GMNI dan Masyarakat menolak adanya aktivitas pertambakan dan pertambangan di Paseban,” terangnya.

Wabup Firjaun siap menampung aspirasi masyarakat dan GMNI Jember terkait masalah pertambangan dan pertambakan di pesisir Paseban.

“Saya tidak akan memberi rekomendasi adanya aktivitas pertambangan di pesisir Paseban jika ada masalah di lapangan, kita juga akan melakukan kajian adanya pertambakan di pesisir selatan,” jelasnya.

“Jika ada aktivitas pertambangan di pesisir Paseban laporkan ke saya. Karena saya berkeinginan menata potensi pesisir selatan agar optimal,” tegasnya.

Firjaun juga mengatakan jika beberapa waktu lalu, pihaknya melakukan kunjungan ke lokasi tambak Kepanjen kecamatan Gumukmas.

“Kita melarang adanya aktivitas tambak dan tambang di sempadan pantai, mengingat ada aktivitas tambak melewati sempadan pantai,” pungkasnya. (*)


Editor : Sugeng Irawan
Publisher : Ameg.id
Sumber : Ameg.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

City Guide 911 FM