Kota Batu

Kabaharkam Polri Apresiasi Isoter YPPII Kota Batu

AMEG – Setelah mengecek tempat isolasi terpusat (Isoter) di Kota Malang. Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistiyanto, melanjutkan pengecekan di YPPII Kota Batu, Selasa, (27/7/21).

Ikut mendampingi, Kaposko Oan ll ljp, Irjen Pol Drs Tomex Korniawan, Dirbinpotmas dan Wakasatgas 2 Oan ll, Brigjen Pol Edy Murbowo, Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Danrem 083, Kolonel Inf Irwan Subekti, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra dan jajaran Kapolres Malang Raya.

Isoter YPPII memiliki kapasitas 156 bed. Saat ini terisi 89 pasien Covid-19 dari Kota Batu, dijaga 19 nakes, 2 orang umum, 1 dokter konsultasi, oksigen, dan ambulans.

Saat melakukan pengecekan, Kabaharkam menyempatkan bercengkrama dengan sejumlah pasien secara virtual, menanyakan keadaan pasien, mulai saturasi, sudah masuk Isoter berapa lama, dan pertanyaan lain

Komjen Pol Arief Sulistiyanto juga menceritakan, dia pernah opname 21 hari karena Covid-19. Karena itu dia berpesan agar para pasien tetap makan enak dan banyak, serta selalu berfikir positif, sehingga kondisi cepat pulih.

“Isoter di sini (YPPII Kota Batu) luar biasa, berkat kerja keras Forkopimda yang bahu membahu membantu masyarakat dalam rangka penanggulangan Covid-19,“ jelasnya, Selasa (27/7/21).

Menurut dia, penyiapan Isoter merupakan langkah yang harus dilakukan, karena isolasi merupakan langkah untuk mencegah penularan, didukung tempat isolasi di shelter-shelter tingkat kecamatan dan desa.

Menurutnya ada yang lebih penting dibanding tempat isolasi, yakni mengingatkan masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan. “Ketika ada warga terkonfirmasi positif, harus segera melapor dan isolasi di tempat yang telah disiapkan,” katanya.

Dia berharap Isoter yang ada bisa membantu masyarakat bisa sembuh dan terhindar dari bahaya Covid-19. “Mari berdoa bersama, supaya Covid-19 segera berlalu,” tutup Arief.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, mengungkapkan, Isoter YPPII sangat diapresiasi Kabaharkam Polri karena fasilitas yang memadai, termasuk situasi dan kondisi yang nyaman dan bersih.

“Terima kasih untuk pengurus YPPII yang baik hati menyediakan tempat untuk Isoter, didukung tenaga kesehatan dari UMM,” jelas dia.

Dia wanti-wanti, meski Isoter sangat nyaman dan dilengkapi berbagai fasilitas, jangan sampai ada masyarakat masuk ruang Isoter. Bagaimanapun tinggal di rumah dengan kondisi sehat lebih menyenangkan.

“Isoter awalnya hanya ditempati OTG. Namun setelah dilengkapi sejumlah fasilitas, bisa ditempati orang yang memiliki gejala ringan, seperti sesak nafas,” ungkap dia.

Di sisi lain, Dewanti menjelaskan, tempat isolasi di desa hanya difungsikan untuk pasien OTG, didampingi Nakes dari Puskesmas setempat dan bidan desa, juga dilengkapi fasilitas seperti obat-obatan. (*)


Editor : Ahmad Rizal
Publisher : Rizal Prayugo
Sumber : -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

City Guide 911 FM