Kabupaten MalangKesehatanMalang Raya

Masih 38,2 Persen, Cakupan Vaksin Lansia di Kabupaten Malang

AMEG – Cakupan vaksinasi COVID-19 kelompok lansia di Kabupaten Malang masih 38,2 persen. Vaksinasi lansia ini menjadi tugas berat pemkab Malang untuk dilakukan percepatan.

Data yang disampaikan pihak Dinkes Kabupaten Malang, sejak dilakukan percapatan mulai Juli 2021 lalu, tercatat cakupan vaksinasi Dosis 1 sudah 1.327.837 orang atau sekitar 63,9 persen. Jumlah ini berdasarkan pelaksanaan vaksin yang dilakukan sendiri di wilayah Kabupaten Malang, maupun ikut vaksin di daerah lain.

“Cakupan vaksin lansia paling rendah, masih mencapai 38,2 persen. Yakni, sejumlah 99.240 lansia. Agak sulit, karena keterbatasan akses lansia ke tempat vaksinasi dan tidak ada yang mengantar,” kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Kabupaten Malang, Tri Awignami Astoeti, dalam Idjen Talk City Guide 91.1 FM, Selasa (19/10) pagi.

Ilustrasi vaksin lansia (sumber: klatenkab.go.id)

Dikatakan, harus dilakukan door to door untuk percepatan vaksinasi lansia ini. Tetapi, ini hanya cukup untuk dosis 1. Melalui percepatan ini, lanjutnya, pemkab Malang mentargetkan di akhir Oktober 2021 nanti vaksinasi bisa mencapai 70 persen, dan bisa tuntas di akhir tahun 2021.

Zia’ul Haq, anggota komisi III DPRD Kabupaten Malang mengakui, tercapainya target vaksinasi di Kabupaten Malang ini masih rendah dari target 2 juta lebih warga yang harus tervaksin. Vaksinasi masih rendah ini menurutnya banyak terjadi di wilayah Malang Selatan.

Zia mencontohkan, di kecamatan Tirtoyudo pernah didata 100 penduduk siap vaksin, ternyata saat hari pelaksanaan hanya datang sekitar 30 orang saja.

“Penanganan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Malang sudah dilakukan dengan berbagai upaya. Yang awalnya berbasis wilayah kecamatan, sekarang digencarkan berbasis pedesaan,” terang politisi Partai Gerindra ini.

Terkait penganggaran vaksinasi sudah aman disiapkan pemkab Malang. Bahkan, pihak dinkes siap vaksinasi malam hari, menyesuaikan permintaan warga dan kesediaan nakes puskesmas.

“Bupati bahkan juga memberi stimulus hadiah bagi kecamatan yang bisa capai target vaksinasi maksimal,” kata Ziaul Haq. (*)


Editor : Irawan
Publisher : Ameg.id
Sumber : Ameg.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

City Guide 911 FM