Kota Batu

Mobil Tahanan Kejari Kota Batu Angkut Tabung Oksigen, Bantu Ketersediaan RS

AMEG –  Mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu datangi Rumah Sakit Karsa Husada Batu. Kedatangan mobil tahanan itu menarik perhatian banyak orang. Lazimnya, mobil tersebut digunakan untuk mengangkut tahanan, seperti koruptor dan lain sebagainya. 

Namun kali ini bukan untuk mengangkut tahanan, mobil tersebut digunakan untuk mengangkut tabung oksigen. Karena di RS tersebut ketersediaan oksigen sudah mulai menipis dan distributor belum mengirimkan. 

Kajari Kota Batu, Supriyanto menjelaskan Langkah itu, merupakan salah satu dukungan Kejari Batu untuk memastikan ketersediaan oksigen di RS tetap aman. 

Baca Juga

“Setelah melakukan pul data dan pul baket terhadap ketersediaan oksigen di RS Karsa Husada. Ternyata persediaan oksigen hampir habis. Sedang pihak distributor masih belum mengirimkan pasokan oksigen.,” jelas Supriyanto, Kamis (15/7/2021). 

Hal tersebut disebabkan ketidakcukupan armada dari distributor untuk mengirimkan oksigen. Karena banyaknya permintaan oksigen dari semua daerah. Sedangkan tabung oksigen yang kosong lebih banyak daripada yang terisi. 

“Setelah mendapat informasi dan data tersebut, saya bersama Kasi Intel, Edi Sutomo langsung berinisiatif dan menawarkan diri Membantu mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan mobil tahanan Kejari Batu,” jelas Supriyanto. 

Saking banyaknya tabung oksigen yang kosong. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kejari Batu juga membawa satu unit truk. 

“Tabung yang kosong ada sebanyak 98 buah. Semuanya besar-besar. Kami bawa ke distributor Samator di Malang. Setelah diisi langsung kami bawa lagi ke RS Karsa Husada Batu,” ujar Supriyanto. 

Untuk mempercepat bongkar muat tabung oksigen tersebut, Kajari juga dibantu sejumlah staf Kejari Batu. Kepala Desa Pandanrejo, Abdul Manan sebagai perwakilan Asosiasi Kepala Desa dan Lurah Kota Batu juga turut andil. Sehingga kegiatan tersebut bisa berjalan dengan cepat. 

“Saya pikir hal ini sangat penting dilakukan. Karena menyangkut keselamatan pasien dan keselamatan masyarakat. Karena jika tidak segera diatasi, maka akan berdampak buruk bagi perawatan pasien di rumah sakit. Terutama pasien Covid-19,“ ujarnya. 

Selain melakukan hal tersebut, untuk mensukseskan PPKM Darurat,  Kejari Batu juga mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat tingkat desa dan kelurahan. 

“Selain itu kami juga mengadakan vaksinasi massal. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Batu. Melakukan bakti sosial pemberian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Turut melakukan operasi yustisi untuk penegakan hukum,” terangnya. (*)


Editor : Ahmad Rizal
Publisher : Rizal Prayugo
Sumber : -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button