Tak Berkategori

Mulai Minggu Depan, Vaksinasi 7000 Dosis Per Hari

AMEG – Tugas berat menanti jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu. Mereka memiliki dua pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera dirampungkan.

Pertama, percepatan vaksinasi, agar capaian di Kota Batu segera menyentuh angka 50 persen dosis pertama dan 40 persen dosis pertama untuk Lansia. Target itu harus terpenuhi agar level PPKM segera turun. Saat ini capaian vaksinasi jadi indikator penetuan level PPKM.

Vaksinasi di Kota Batu telah menginjak angka 48 persen dan 29 persen untuk Lansia. Jika dihitung untuk mengejar kekurangan dua persen untuk umum bukan masalah bagi Dinkes. Namun untuk mengejar kekurang 11 persen Lansia perlu usaha ekstra.

Berdasar pemberitaan sebelumnya, banyak Lansia takut divaksin. Masalah lain karena penyakit bawaan (komorbit). Dinkes Batu menargetkan 20 ribu Lansia tervaksin.

PR kedua, Dinkes harus mewujudkan target yang telah dicanangkan oleh Kakesdam V/Brawijaya, Kolonel Ckm dr Yanuar. Dia menargetkan,vaksinasi di Kota Batu bisa mencapai 7000 orang per hari. Agar terwujud, pihaknya meminta dukungan dari desa, dokter, Puskesmas, dan tenaga kesehatan (nakes). Sehingga target yang telah dicanangkan bisa maksimal.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyatakan,untuk mewujudkan target yang telah dicanangkan tersebut, perlu adanya komunikasi dari berbagai kalangan. Sehingga target vaksinasi kepada 164 ribu penduduk Kota Batu untuk menciptakan herd immunity bisa segera tercapai.

“Untuk saat ini, kami telah memvaksin 75 ribu penduduk Kota Batu. Sehingga tingal seporo lebih sedikit penduduk Kota Batu yang akan divaksin selanjutnya,” jelas Dewanti.

Walikota berusia 58 tahun itu mengungkapkan, untuk memenuhi kekurangan separo masyarakat yang belum tercover vaksin. Pihaknya ditargetkan oleh Kakesdam bisa merampungkan dalam waktu 10 hari.

“Jadi dalam satu hari kami harus mampu memvaksin 7000-8000 dosis vaksin. Sehingga dalam kurun waktu 10 hari target herd immunity bisa tercapai,” katanya. Herd immunity bisa tercapai ketika di suatu daerah 70 persen masyarakatnya tercover vaksin.

Agar target ini bisa tercapai dan vaksinasi berjalan maksimal, Dewanti meminta para camat dan kepala desa di Kota Batu untuk mempersiapkan tempat vaksinasi selain fasilitas kesehatan (faskes) yang telah disiapkan sebelumnya. “Semoga minggu depan sudah bisa dilaksankan. Sehingga warga Kota Batu seluruhnya bisa tervaksin,” harapnya.

Dia mengungkapkan, digebernya vaksinasi ini agar Kota Batu bisa segera turun level PPKM. Sehingga tempat wisata bisa buka kembali. Dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat. Untuk mnunjang prokes, setiap wisatawan yang datang nantinya juga diwajibkan untuk memaksimalkan aplikasi PeduliLindungi.

Untuk informasi, berdasarkan asesmen situasi persebaran Covid-19 di Kota Batu per tanggal 12 September, Kota Batu masuk level 2 PPKM dengan status zona kuning persebaran Covid-19.

Agar target vaksinasi 7000 dosis per hari bisa tercapai. Dinkes Batu tak akan berjibaku sendirian. Karena Kakesdam menyatakan jika pihaknya siap menerjunkan nakes dari Kesdam untuk membantu vaksinasi di Kota Batu. (*)


Editor : Ahmad Rizal
Publisher : Ri
Sumber : -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

City Guide 911 FM