Kota Batu

PDI Perjuangan Luncurkan Posko Gotong Royong

AMEG – Bertepatan momen kemerdekaan RI, DPC PDI Perjuangan Kota Batu membuka posko gotong royong penangan Covid-19, diluncurkan usai detik-detik Proklamasi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Punjul Santoso, menjelaskan, untuk ikut menangani pandemi Covid-19, DPC PDI P di Jawa Timur wajib mendirikan posko gotong royong.

Sehingga 38 DPC kabupaten/kota di Jatim serentak mendirikan posko gotong royong. 

Baca Juga

“Di Kota Batu ada lima posko. Posko pertama di Kantor DPC PDI P, dua posko di Kecamatan Batu, tepatnya di Sidomulyo dan Jalan Diponegoro,” beber Punjul, Selasa (17/8/2021). 

Sementara di Kecamatan Junrejo, posko gotong royong berada di depan Perlimaan Junrejo. Lalu di Kecamatan Bumiaji berada di Dusun Cangar Desa Bulukerto. Pada tiap posko, pihaknya menyiapkan satu ton beras dalam kemasan lima kilogram. 

“Di setiap posko kami menyiapkan vitamin sebanyak 25 box. Setiap boxnya berisi 10 strip vitamin. Kami juga menyiapkan hand sanitizer sebanyak 200 botol. Untuk menunjang penerapan protokol kesehatan,” ujar dia. 

Kedepannya, pihaknya juga akan mengembangkan posko-posko tersebut menjadi dapur umum. Serta pusat informasi kepada masyarakat. Bertujuan agar warga terkonfirmasi Covid-19 yang ada di tingkat RT/RW tahu bagaimana cara menangani. 

Punjul menyebutkan, untuk mensukseskan posko gotong royong tersebut. Pendanaan seluruhnya ditanggung oleh PDI P. Hasil iuran mulai dari anggota yang ada di DPR RI, Wakada, anggota fraksi provinsi dan kabupaten/kota. 

“Posko kami dirikan di rumah kader karena lebih representatif dan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Terlebih dalam menangani pandemi yang paling utama adalah soal kecepatan,” katanya. 

Pendirian posko gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian PDI P kepada masyarakat. Terutama masyarakat yang isoman. Karena berdasar data, banyak masyarakat isoman yang meninggal. 

“Kami melalui keder akan turut membantu memberikan edukasi kepada masyarakat isoman agar mau dipindah ke tempat isolasi terpusat (isoter). Sesuai instruksi terbaru, saat ini tidak lagi boleh melakukan isoman. Namun harus melakukan perwatan di isoter,” tandasnya.(*)


Editor : Achmad Rizal
Publisher : Rizal Prayoga
Sumber : -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button