Kota Malang

Rusunawa UB Siap Difungsikan untuk Safehouse

AMEG – Meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Malang menjadi perhatian serius. Hingga Senin (28/6/21) kemarin, ada 7.031 kasus baru, sehingga Pemkot Malang mulai menambah lokasi safehouse bagi pasien.

Selasa (29/6/21) hari ini Walikota Sutiaji bersama Forpimda dan pimpinan Rektorium Universitas Brawijaya meninjau langsung Rusunawa milik Universitas Brawijaya (UB).

Sutiaji berterima kasih kepada Rektor UB yang membolehkan Rusunawa dijadikan tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

“Semalam saya telepon Rektor UB, Prof Nuhfil, minta izin untuk penggunaan Rusunawa. Kami juga izin masyarakat sekitar, karena itu di wilayah Kabupaten Malang dan jauh dari perumahan,” katanya.

Rusunawa UB segera digunakan bagi pasien positif Covid-19. Di situ tersedia 50 kamar, masing-masing ruangan terdiri dari 4 bed.

“Jadi bisa digunakan 200 orang. Secepatnya kami gunakan tempat ini, karena semakin hari banyak pasien positif. Semua berasal dari luar wilayah Kota Malang, kami akan tampung di sini,” tambahnya.

Sementara itu Nuhfil Hanani mengatakan, pihaknya siap membantu pelayanan maksimal bagi pasien yang masuk safehouse.

“Kami sudah koordinasi dengan Pemkot Malang, intinya kami siap memberikan pelayanan terbaik,” tandasnya.

Selain itu, berkaitan jumlah bed di safehouse Jalan Kawi dalam dua hari ke depan, Sutiaji memastikan akan kembali difungsikan sebanyak 110.

“Dua hari lagi, safehouse di Kawi akan kembali berfungsi 110 bed lagi,” pungkasnya. (*)


Editor : Ahmad Rizal
Publisher : Rizal Prayugo
Sumber : -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

City Guide 911 FM