Film

Saat Song Kang Bikin Ilfeel

Throwback: Village Survival, The Eight

Jauh sebelum membuat kita ter-songkang-songkang, Song Kang menunjukkan sifat aslinya dalam acara ragam Village Survival, the Eight. Dan jauh sebelum memukau kita lewat karakter di Love Alarm, Sweet Home, maupun Navillera, ia sudah bikin penonton ilang feeling…

***

AMEG – Village Survival, The Eight merupakan satu dari puluhan variety show yang dibawakan oleh Yoo Jae-suk. Ada dua musim, dan masing-masing hanya terdiri dari enam episode. Season pertama tayang pada akhir 2018. Tepatnya November hingga Desember. Sementara musim keduanya menyusul dua bulan kemudian.

Baca Juga

Sesuai judulnya, cast member terdiri dari delapan orang. Mereka bertugas mencari harta karun berupa cek senilai KRW 10 juta. Yang kalau dirupiahkan sekarang setara Rp 128 juta. Cek tersebut disembunyikan di desa fiktif bernama Michuri. Siapa pun yang menemukannya selama 24 jam syuting, boleh membawanya pulang.

Line up anggotanya cukup menarik. Dari golongan entertainer, ada Yang Se-hyung dan Jang Do-yeon yang dijuluki si komedian cantik. Keduanya populer berkat acara Comedy Big League. Lalu dari jajaran penyanyi, ada Son Dam-bi dan Jennie Blackpink (yang di sini super imut).

Para aktor mendominasi acara ini. Ada Kang Ki-young (pemain pendukung di While You Were Sleeping, What’s Wrong with Secretary Kim, dan Weightlifting Fairy Kim Bok-joo), Im Soo-hyang (My ID is Gangnam Beauty), Kim Sang-ho (Kingdom, Alice, Sweet Home), serta Song Kang.

Pada musim pertama, mereka dibawa ke Cheongun-myeon, di pinggiran Yangpyeong County, Provinsi Gyeonggi. Tim produksi membangun setting berupa rumah lawas pedesaan. Tempat para cast tidur dan bermain game. Petunjuk tentang lokasi cek KRW 10 juta tersembunyi di dalam rumah, halaman, hingga kebun sayur dan sungai di sekitar rumah tersebut.

Siapa Paling Cerdas?

Peraturan variety show ini simpel. Setiap tiba di desa, masing-masing cast member akan mendapatkan alat bantu untuk memecahkan petunjuk. Alatnya random. Bisa kamera polaroid, teropong, atau ponsel. Ada pula yang lebih aneh. Seperti katapel, mug, palu, hingga celengan babi. Dari waktu ke waktu, Yoo Jae-suk akan menggelar kuis. Untuk memberi kesempatan para cast member mendapatkan tambahan item alat bantu.

Di sini lah kecerdasan mereka diuji. Punya banyak alat bantu saja tidak cukup. Dengan item-item itu, mereka harus menemukan petunjuk yang tersembunyi. Percuma kalau mendapat item, tapi tidak tahu harus diapakan. Dan setelah susah payah menemukan petunjuk pun, ceknya tidak otomatis ketemu. Mereka harus mengartikan pula petunjuk itu. Pusing!

Misalnya, pada musim pertama. Song Kang mendapatkan item berupa katapel. Waktu pulang memetik sayur, bintang Nevertheless itu tak sengaja melihat balon tersangkut di pohon. Ia menembak balon itu dengan katapel. Ternyata balon berisi laba-laba karet. Eh, sampai akhir, ia tidak tahu apa arti laba-laba tersebut.

Jennie, di sisi lain, menemukan sebuah gerobak di tepi sawah. Di atasnya ada tulisan acak. Setelah memecahkan kode tulisan itu, dia berupaya keras menang kuis. Supaya bisa mendapatkan item alat bantu semprotan air. Dia kembali ke sawah untuk menyemprot tulisan di gerobak. Petunjuknya terungkap. Tapi dia juga gagal mengartikan petunjuk tersebut.

Meski begitu, para cast cukup cerdik. Dalam setiap kunjungan ke Michuri (satu edisi pencarian harta menjadi dua episode), cek yang disembunyikan kru produksi selalu berhasil ditemukan. Penemunya bukan hanya satu. Tinggal masalah waktu saja, siapa yang lebih cepat.

Nah, pada akhir kujungan, situasi jadi tricky lagi. Cast member akan menebak siapa penemunya. Kalau tebakan mayoritas mereka benar, si pemenang gagal mendapatkan uang. Kalau tidak tertebak, ia boleh membawa pulang uangnya. Ini tentu membutuhkan akting tingkat tinggi. Dan keahlian akting itu menjadi twist terbesar dalam finale musim pertama.

Sisi Lain Cast Member

Dalam setiap variety show, ada satu hal yang sudah pasti terungkap. Yakni sifat asli para member. Yang tidak mungkin bisa kita lihat dalam drama yang mereka bintangi. Atau konser-konser. Meskipun tetap ada naskah untuk memandu percakapan, hampir sebagian besar yang mereka tampilkan di sana asli.

Wajah Jennie yang bengkak saat bangun tidur (tapi tetap supercute), Son Dam-bi yang lemot tapi luar biasa galak, Kim Sang-ho yang gagap, hingga Jang Do-yeon yang payah dalam urusan aktivitas fisik. Dan di sinilah kita bisa melihat sosok asli Song Kang. Saat variety show itu tayang, ia masih berusia 24 tahun. Ia adalah cowok yang canggung, dan… freak.

Kang sering mengeluarkan celetukan yang tidak lazim. Tidak lucu, tapi aneh. Tak terhitung berapa kali Jae-suk menyebutnya aneh. Jawaban kuisnya tidak nyambung. Bahkan kadang, ucapannya terdengar seperti robot. Misalnya, ketika ditanya Jae-suk, ’’Apakah makanannya enak, Kang?’’ Ia akan menjawab, ’’Iya, enak sekali,’’ tanpa emosi.

Ada momen ketika Jang Do-yeon—yang komedian itu—speechless menghadapi Kang. Yakni ketika mereka di kebun, memetik sayuran. Awalnya, Kang berkata manis, ’’Setelah syuting, aku mau kembali ke desa ini. Suasananya indah sekali. Aku akan menginap di penginapan itu,’’ sambil menunjuk sebuah losmen di tepi desa.

Do-yeon mengangguk-angguk setuju. Tiba-tiba Kang bertanya, ’’Kau mau menemaniku?’’

Do-yeon kaget ’’ditembak’’ seperti itu. Dengan canggung, perempuan yang sembilan tahun lebih tua dari Kang itu berkata, ’’Erm… oke…’’ Namun kecanggungan itu langsung dipatahkan oleh Kang. ’’Tapi Noona (kakak) yang harus bayar penginapannya!’’

Di lain waktu, ia menjawab kuis tentang rumor yang pernah didengar soal cast member lain. Kang menjawab, ia pernah membaca sesuatu tentang Do-yeon. ’’Kudengar kentutnya bau sekali.’’ Jae-suk bertanya, di mana dia membaca berita seperti itu. Ia menjawab polos. ’’Enggak sih, aku ngarang aja. Aku mencoba melucu.’’ Song Kang, itu enggak lucu! (*)


Editor : Sugeng Irawan
Publisher : Rizal Prayoga
Sumber : Harian Di's Way

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button