Regional

Samsat 4.0 Jatim Raih Top 5 Inovasi Pelayanan Publik

AMEG – Inovasi Samsat 4.0 dari Jatim berhasil menjadi satu dari lima pemenang kategori Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP). Ajang ini digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

“Samsat 4.0 merupakan layanan pembayaran pajak digital dengan bukti bayar sekaligus pengesahan berbasis QR Code. Ini pertama di Indonesia,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di akun Instagramnya @Khofifah.IP, Jumat (30/7/2021).

Dengan inovasi ini, masyarakat bisa membayar pajak kendaraan bermotor tanpa perlu ke Samsat sama sekali. Pembayaran cukup lewat aplikasi dan tanda buktinya langsung terbit tanpa perlu datang ke Kantor Samsat kembali.

Dikatakannya, inovasi Samsat 4.0 ini memungkinkan masyarakat membayar pajak melalui berbagai platform seperti Tokopedia, Linkaja, Klik Indomart, Gopay, Griya Bayar BTN dan Bukopin.net. “Selain itu, pembayaran juga dapat dilakukan di gerai Kantor Pos, Indomart, Alfamart dan Samsat Bunda (Badan Usaha Milik Desa). “Bagaimana? Keren kan?” kata Khofifah.

Selain Samsat 4.0 dari Jatim, penghargaan juga diberikan untuk inovasi dari Provinsi Jateng, Kalimantan Utara, Pemkab Bandung dan PT Taspen (Persero). “Alhamdulillah. Ini kinerja luar biasa yang telah ditunjukkan Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Jatim. Inovasi pelayanan publik yang transformatif dengan perkembangan teknologi terkini,” kata Gubernur Khofifah seperti termuat dalam Pers Rilis Diskominfo Jatim, Jumat  (30/7/2021).

Gubernur Khofifah berharap, penghargaan ini bukanlah akhir dari inovasi yang dikeluarkan Bapenda untuk memberikan layanan yang cepat, efektif dan efisien bagi wajib pajak kendaraan bermotor di Jatim.

Selain itu, sinergi bersama instansi mitra yakni Polda Jatim dan PT Jasa Marga diharapkana terus ditingkatkan untuk memaksimalkan layanan digital maupun layanan offline di seluruh Kantor Bersama Samsat Jawa Timur.

Di ajang KIPP tersebut inovasi Samsat 4.0 mengikuti proses seleksi di Kementerian PAN-RB selama kurun waktu lima bulan dan bersaing dengan 3.178 proposal yang masuk. Dari proses kurasi oleh kementrian, hanya 1.866 proposal yang berhasil lolos dan dapat mengikuti KIPP 2021.

Dalam kompetisi ini, penilaian dilakukan oleh 11 anggota tim independen. Di antaranya Prof Dr JB Kristiadi, Prof Dr Eko Prasojo, Prof Dr R Siti Zuhro, Erry Riyana Hardjapemekas, Dr Rudiarto Sumarwono, Harris Turino, Nurjaman Mochtar, Neneng Goenadi, Deden S Suharmawijaya, Tulus Abadi dan Sri Haruti Indah Sukmaningsih.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menjelaskan, prestasi dari inovasi ini melengkapi kinerja Samsat dalam upaya mendongkrak penerimaan pajak daerah. Tingginya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor terjadi bahkan di tengah suasana pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Hingga penerimaan daerah yang tercatat per tanggal 27 Juli 2021 berhasil mencapai 58,31 persen atau meningkat sebesar 11,81 persen dari penerimaan tahun lalu pada periode yang sama sebesar 46,5 persen.

“Pencapaian sebesar ini di tengah suasana pandemi Covid-19 merupakan energi luar biasa bagi Pemprov Jatim. Karena itu, kebijakan insentif pajak yang berseiring dengan kemudahan layanan membayar pajak ini mampu mendorong kesadaran masyarakat membayar pajak,” kata Gubernur Khofifah.

Plt Kepala Bapenda Jatim Muhammad Yasin menambahkan, inovasi layanan Samsat akan terus dikembangkan sesuai arahan Gubernur Khofifah. Pihaknya bersyukur, kebijakan ini mampu mengungkit realisasi penerimaan di awal semester dua tahun anggaran 2021. (*)


Editor : Yanuar Triwahyudi
Publisher : Rizal Prayoga
Sumber : -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

City Guide 911 FM