Regional

Siswa Jatim Terbanyak Diterima di PTN

AMEG – Tahun 2021 merupakan tahun prestasi penuh berkah bagi dunia pendidikan di Jawa Timur. Khususnya bagi siswa lulusan SMA, SMK, Aliyah dan SLB. Faktanya, siswa Jatim terbanyak diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Baik melalui jalur tanpa (SNMPTN) maupun jalur dengan tes (SBMPTN).

“Terima kasih pada semua guru, kepala sekolah, para orang tua dan tentu semua murid di Jawa Timur. Juga para penyelenggara lembaga pendidikan. Bagi para calon mahasiswa, selamat belajar semoga sehat dan sukses semua,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di akun Instagramnya @Khofifah.IP, Senin (21/6/2021).

Pengumuman hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 telah diumumkan secara online, Senin (14/6) lalu. Hasilnya, Jatim menyumbang jumlah peserta lulus terbanyak di SBMPTN 2021 Baik pada jalur reguler maupun jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Berdasarkan keterangan resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), 84.942 peserta dinyatakan lulus Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021. Dari jumlah itu ada sebanyak 61.067 peserta ujian dari KIP Kuliah.

Sebanyak 31.568 orang merupakan siswa asal Jawa Timur, disusul kemudian Jawa Tengah sebanyak 28.186 peserta, Jawa Barat sebanyak 22.258 peserta,   Sumatera Barat 16.606 peserta dan Sumatera Utara 16.483.

Demikian pula dengan jalur regular. Siswa asal Jatim juga kembali  menduduki posisi pertama di antara provinsi lainnya,  dengan jumlah  sebanyak 25.232 siswa yang diterima di jalur SBMPTN,  disusul Jawa Barat  sebanyak 18.899 dan Jawa Tengah sebanyak 16.104, disusul Sumatera Utara  14.321 siswa dan DKI Jakarta 9.526 siswa.

Posisi tertinggi juga dicapai siswa Jawa Timur pada jalur SNMPTN  yaitu siswa diterima perguruan tinggi tanpa tes yang diumumkan pada bulan Maret tahun 2021.

Sebelumnya pada jalur SNMPTN Jumlah siswa Jawa Timur yang diterima jalur KIP Kuliah ini sebanyak 3.394 peserta, disusul kemudian oleh Aceh sebanyak 2.221 peserta, Jawa Barat sebanyak 2.157 peserta, Sumatera Utara sebanyak 2.006 peserta dan Jawa Tengah sebanyak 1.847 peserta.

Untuk diketahui, KIP Kuliah adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik, tapi memiliki keterbatasan ekonomi. KIP Kuliah dikhususkan untuk lulusan SMA sederajat tahun berjalan atau lulus dua tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, kabar ini tentu saja sangat menggembirakan sekaligus membanggakan karena Jawa Timur mampu menempati peringkat pertama di semua jalur. SNMPTN dan SBMPTN, baik reguler maupun KIP Kuliah,” kata Gubernur Khofifah seperti termuat di Pers Rilis Humas Pemprov Jatim, Senin (21/6/2021).

Khofifah mengatakan, KIP Kuliah menjadi semacam oase bagi siswa kurang mampu tetapi berprestasi untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi. Dengan memanfaatkan program tersebut, calon mahasiswa dapat kuliah di PTN Favorit manapun yang dikehendaki dengan biaya pemerintah.

Khofifah berharap, siswa yang diterima melalui jalur KIP dapat terus berprestasi sehingga mampu membanggakan keluarga sekaligus mengangkat derajat keluarga. Dengan begitu, setelah lulus nanti dan bekerja, mereka bisa keluar dari status “keluarga kurang mampu” menjadi sejahtera.

“Saya ucapkan selamat kepada semua calon mahasiswa baru asal Jatim yang diterima. Kepada semua guru, kepala sekolah, orang tua murid serta para siswa secara khusus saya menyampaikan terimakasih,” katanya. (*)


Editor : Yanuar Triwahyudi
Publisher : Rizal Prayoga
Sumber : -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

City Guide 911 FM