Film

Tak Akan Berakting Selamanya

Park Seo-joon dan 10 Tahun di Dunia Hiburan Korea

Tampil dalam proyek apa pun, Park Seo-joon selalu berhasil memukau kita. Penampilannya di drama, film, hingga variety show tidak ada yang jelek. Setelah melewati milestone satu dekade di dunia hiburan Korea, apa lagi yang ia kejar?

***

AMEG – ’Sudah sepuluh tahun, ya? Enggak kerasa,’’ celetuk Park Seo-joon, di tengah pemotretan dengan W Korea edisi Juli. ’’Kalau melihat aku masih bertahan di sini, kurasa itu berarti aku telah bekerja dengan baik,’’ lanjutnya santai.

Seo-joon mengawali karir di dunia hiburan Korea yang sangat keras pada 2011. Ketika berusia 22 tahun. Ia kali pertama mendapat perhatian setelah tampil di klip video single Bang Yong-guk yang berjudul I Remember. Pada tahun yang sama, dia mendapat peran kecil di film The Perfect Game. Tahun berikutnya, ia sudah masuk jajaran cast utama drama Dream High 2. Dan the rest is history.

Bulan lalu, pada 15 Mei, Seo-joon menggelar fan meeting virtual. Untuk merayakan 10 tahun debut anniversary. Meskipun, perayaan itu agak terlalu prematur. Sebab, klip I Remember baru dirilis pada September. Sedangkan film perdananya baru tayang di bioskop pada Desember 2011.

’’Aku sendiri menganggap Dream High 2 sebagai debut resmiku,’’ kata Seo-joon. ’’Tapi kalau menengok ke belakang, dari sejak aku mulai akting sampai sekarang, memang sudah 10 tahun. Ada saat-saat menyenangkan, membahagiakan, tapi juga ada saat-saat sulit. Aku bisa melalui semuanya tanpa hambatan berarti. Berkat cinta dan dukungan dari fans,’’ paparnya.

Refleksi Karir

Saat ini, Park Seo-joon boleh dibilang sebagai bintang hallyu paling hot. Setiap proyeknya selalu ngehit. Mulai dari film Midnight Runners dan The Divine Fury, drama Fight For My Way, What’s Wrong With Secretary Kim, Itaewon Class, sampai acara ragam Youn’s Kitchen selalu mendapat sambutan meriah.

Bahkan, Seo-joon siap melebarkan sayap ke Hollywood. Ia dikabarkan bergabung dalam jagat fiksi paling mentereng di dunia: Marvel Cinematic Universe (MCU). Hollywood Reporter melaporkan, aktor 32 tahun itu terlibat dalam proyek The Marvels, sekuel Captain Marvels.

Seo-joon tidak menyangka karir akan membawanya sejauh ini. Ia ingat betul, dulu ia sangat malu melihat aktingnya sendiri di Dream High 2. ’’Aku nonton episode pertama drama itu sendirian di kamarku. Sambil meringkuk di kasur. Aku terlalu malu,’’ kenang Seo-joon. ’’Kurasa, dalam berbagai momen dalam hidupku, aku selalu nervous,’’ ungkapnya.

Dalam setiap wawancara, ia selalu ditanya, proyek mana yang paling ia sukai. Atau paling berkesan. Atau yang ia anggap sebagai titik kebangkitan karirnya. Seo-joon cenderung menghindari pertanyaan seperti itu.

Meski begitu, ia menyebut beberapa proyek yang memang paling berkesan buatnya. Misalnya film Midnight Runners. Yang mengantarnya merebut penghargaan Grand Bells Awards (setara Golden Globes di Hollywood). Selain itu, ia memilih What’s Wrong with Secretary Kim sebagai drama komedi romantis yang paling ideal buatnya.

’’Kurasa aku akan sulit kembali ke masa-masa itu. Dalam setiap proyek, aku selalu total. Aku mencurahkan seluruh kemampuanku. Sampai kalau aku disuruh mengulang, aku enggak akan bisa menampilkan akting yang sama,’’ papar Seo-joon.

Oh ya, Seo-joon juga menyebut Itaewon Class sebagai drama yang berpengaruh besar. ’’Mungkin karena karakter Park Saeoroyi-nya yang bagus sekali. Relatable. Banyak orang merasa terhubung dengannya. Banyak orang memahami kisahnya,’’ paparnya. ’’Aku menerima banyak sekali cinta dan dukungan berkat peran itu. Bukan hanya dari Korea. Tapi juga dari seluruh dunia,’’ imbuh aktor lulusan Seoul Institute of the Arts tersebut.

Gara-gara bermain dalam beberapa komedi romantis yang sukses berat, Seo-joon juga disebut sebagai rom-com master. Menurutnya, itu bukan melulu karena aktingnya. Tapi karena memang dramanya menarik. ’’Aku nggak yakin rahasianya terletak pada ’tatapan romantis’-ku. Aku bisa menampilkan tatapan itu berkat chemistry dengan lawan mainku,’’ ia merendah.

Proyeksi Masa Depan

Meski punya julukan master komedi romantis, tidak ada yang menyangkal bahwa Seo-joon bisa memerankan apa saja. Peran apa saja, genre apa saja, pasti ia eksekusi dengan dahsyat. Namun, menurut Seo-joon, untuk menjadi aktor yang baik, penampilan di depan kamera saja tidak cukup.

Seo-joon mengatakan, ia tiba di titik ini setelah melalui perjalanan panjang. Mulai dari menjadi ekstra di berbagai drama. Dari proses itu, ia menyadari, bahwa kerja keras mengeksekusi peran hanyalah kewajiban dasar seorang aktor. Apa yang mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas diri, itu lebih penting. Ia bicara soal karakter dan sikap di lokasi syuting.

Ia mencontohkan perannya di acara aragam Youn’s Stay. Seo-joon adalah bintang utama musim sebelumnya, ketika masih berjudul Youn’s Kitchen. Namun, di format baru, ia menerima tugas sebagai koki. Ia berkutat di dapur. Sementara peran yang berhubungan langsung dengan tamu diberikan kepada Choi Woo-shik. ’’Aku berharap Woo-shik lebih bersinar kali ini,’’ ucapnya.

Kini, setelah melalui satu dekade di dunia hiburan Korea, Seo-joon mulai merasa membutuhkan tantangan baru. Ia ingin mencoba hal lain di luar akting. Pria yang sudah tiga kali masuk nominasi Baeksang Arts Awards itu belum tahu persis, hal baru apa yang ingin ia coba. Apakah menulis skenario, atau menyutradarai. Yang jelas, ia tak ingin berakting sepanjang hidupnya.

’’Aku sudah kepikiran ini sejak dua tahun lalu sih,’’ kata Seo-joon. ’’Bekerja dalam proyek film atau drama sangat menyenangkan. Dan aku sangat bahagia dengan itu. Tapi aku tidak tahu apakah seumur hidupku akan selalu seperti itu. Daripada bilang, ’Aku akan hidup sebagai aktor selamanya’, aku lebih suka membuka diri pada berbagai kemungkinan,’’ paparnya.

’’Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan. Dan mungkin akting bukan segalanya dalam hidupku. Aku juga penasaran akan seperti apa hidupku dalam 10 tahun ke depan,’’ lanjut bintang She Was Pretty itu. Wah, apakah ini berarti Seo-joon akan meninggalkan dunia akting? Mungkin. Tapi pasti tidak dalam waktu dekat. Kita—setidaknya—masih bisa melihatnya beradu akting dengan Brie Larson! (*)

Proyek Terbaik Park Seo-joon

Fight for My Way (2017)

Dalam fan meeting, penggemar memilih akting Park Seo-joon di drama ini sebagai favorit mereka. Di sini, Seo-joon memerankan Ko Dong-man, seorang mantan taekwondoin sukses. Yang hidup dan karirnya hancur gara-gara sebuah insiden. Setelah kerja serabutan tanpa arah, Dong-man akhirnya kembali ke passion-nya. Ia memulai lagi karir sebagai petarung bebas yang berupaya merebut sabuk juara UFC. Seo-joon mendapat banyak penghargaan berkat peran ini. Termasuk Seoul International Drama Awards 2017 dan nominasi Baeksang Arts Awards 2018.

Itaewon Class (2020)

Drama tentang anak lelaki yang ditinggal mati bapaknya dan berupaya membalas dendam bos perusahaan boga terbesar di Korea dengan mendirikan pub mungil di Itaewon itu memang dahsyat. Tidak hanya kisahnya yang inspiratif. Tapi gaya rambut batok Park Saeroyi juga banyak ditiru cowok pada masa itu.

’’Sebelum dramanya tayang, aku bertanya-tanya, kira-kira gaya rambut ini bakal ditiru orang nggak ya?’’ kata Seo-joon. ’’Gaya rambut sangat krusial buat cowok. Cowok hanya akan memilihnya kalau yakin ia tampak ganteng dalam potongan itu. Aku merasa aneh banyak orang menyukai potongan Saeroyi,’’ paparnya.

What’s Wrong with Secretary Kim (2018)

Park Seo-joon tampak ganteng dalam segala busana. Tapi menontonnya memakai suit dan tatanan rambut klimis ini istimewa banget. Apalagi perannya sebagai Lee Young-joon, putra chaebol, cukup unik. Sebagai wakil presiden di perusahaan keluarga, ia sangat narsis. Saking narsisnya, ia tidak pernah mengakui kerja keras orang lain. Termasuk sekretarisnya, Kim Mi-so (Kim Ji-won). Ketika Mi-so mengundurkan diri, barulah Young-joon kelabakan.

Hwarang: The Poet Warrior Youth (2016)

Penasaran seperti apa penampilan Seo-joon mengenakan pakaian tradisional khas drama saeguk? Tonton drama ini saja. Serial ini mengisahkan sekelompok prajurit elite yang sangat cakap dan berbakat di era kerajaan kuno Silla. Seo-joon memerankan Moo-myung. Pemuda yang sebenarnya lahir dari kalangan jelata. Tapi berusaha keras menembus kasta sosial tertinggi. Untuk membalas dendam atas kematian sahabatnya yang dibunuh anak buah Ibu Suri.

Midnight Runners (2017)

Sepertinya sulit menonton Park Seo-joon dalam proyek komedi ya? Well, mungkin film ini bisa jadi referensi. Di Midnight Runners, ia dan Kang Ha-neul sama-sama memerankan anggota akademi polisi. Ketika sedang jalan malam-malam, mereka menyaksikan sebuah peristiwa penculikan. Dan ketika unit reskrim terlalu sibuk untuk merespons, dua polisi culun itu memutuskan untuk mengatasi kasus itu sendiri.


Editor : Sugeng Irawan
Publisher : Rizal Prayoga
Sumber : Harian Di's Way

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

City Guide 911 FM