Notice: Undefined index: HTTP_REFERER in /var/www/html/ameg.id_wp/wp-content/themes/jannah/jannah.template#template on line 43
Disway

Tenda Sendiri

ORANG Cianjur kembali waswas, kemarin malam. Gempa susulannya agak besar. Dua kali. Menjelang subuh. “Saya kembali tidur di tenda,” ujar Nanang, wartawan Radar Cianjur. Tenda itu ia buat sendiri. Di halaman rumah. Dari bahan terpal. Terpalnya dapat dari bantuan. Terpal itu disangga dengan tiang terbuat dari bambu.

Aman. Apalagi sehari kemarin tidak terasa ada gempa susulan lagi. Agak tenang. Tapi hujan turun sangat deras. Lantai tenda itu dialiri air hujan. Terpaksa Nanang meninggalkan tenda. Ke teras rumah.

Empat keluarga tinggal di tenda itu. Nanang, istri, dan dua anak. Lalu mertuanya. Dua lagi keluarga yang ngekos di rumah Nanang.

Baca Juga

Hujan deras kemarin membuat waswas warga pindah ke soal tanah longsor.

Sebenarnya kian hari gempa susulan itu kian lemah, kecuali yang menjelang Subuh itu.

Sejak gempa 5,6 skala Richter Senin lalu, setiap saat memang masih terjadi gempa susulan. Menurut catatan BMKG, sejak hari itu, sampai kemarin, sudah terjadi 21 kali gempa kecil.

Rumah Nanang, tepatnya rumah mertua, hanya retak-retak kecil. Karena itu ia berani tidur di dalam rumah, kecuali menjelang subuh itu, terpaksa kembali ke tenda.

Usaha pencarian korban masih terus dilakukan. Tim dari Basarnas sangat mencolok kehadirannya.

Tiap hari ada saja drama yang terjadi di areal gempa. Ada anak umur 6 tahun ditemukan hidup setelah dua harmal tidak makan dan minum. Ia tertindih material bangunan, tapi ada bantal yang melindunginya. Juga ada pilar tembok yang roboh tapi menyisakan rongga kecil untuk dirinya. Saat ditemukan terlihat tangannya masih tergerak-gerak tapi sudah tidak bisa teriak. Ia segera disodori minum lewat penyedot minuman.

Lalu ditemukan juga anak kecil tapi dalam keadaan meninggal. Tiap hari para relawan dan TNI terus menemukan korban baru. Sehari kemarin saja ditemukan 11 mayat baru. Di antaranya 4 orang dalam satu mobil Avanza.

Mobil itu mengangkut kepala sekolah TK dan stafnya. Saat Senin lewat tengah hari itu melewati jalan raya Cugenang, terjadi gempa. Sekitar 13.30. Tebing di sebelah jalan raya itu longsor. Besar sekali. Tanah yang longsor itu sekitar 1 hektare luasnya. Mobil tersebut tergusur dari jalan raya oleh longsoran besar itu. Mobil terguling keluar jalan raya sekaligus tertimbun tanah longsoran itu.

Jalan yang dilewati mobil itu adalah jalan negara yang menghubungkan kota Cipanas dan Cianjur. Cugenang berada di pertengahan antara Cipanas- Cianjur itu.

Mobil itu dalam perjalanan dari sekolahnya menuju Sarungge Palace, sebuah hotel yang biasa dipakai pertemuan. Ada rapat kepala-kepala TK di Sarungge Palace.

Begitu besarnya longsoran di ruas Cugenang itu sampai sekitar 2 Km jalan raya antara Cipanas-Cianjur buntu. Dua hari tim kementerian PUPR menyingkirkan longsoran tanah tersebut dari jalan raya.

Tentu banyak sekali korban di daerah ini. Siapa pun yang pernah melakukan perjalanan dari Bogor-Cipanas-Cianjur pasti melihat begitu banyak warung, kafe, dan tempat nongkrong di kanan kiri jalan antara Cipanas-Cianjur. Sate Shinta ada di sini. Tapi selamat. Hanya nyaris terkena longsoran.

Kerja keras menyingkirkan tanah longsoran itu baru tuntas kemarin. Karena itu akses menjadi terbuka. Banyaknya korban baru ditemukan sehari kemarin lantaran memang baru kemarin Basarnas bisa menjangkau ruas longsor itu.

Salah seorang pengungsi dampak gempa berparas cantik bernama Adelia yang mirip artis K-Pop. Foto: Bayu Nurmuslim/Radar Cianjur

Sehari kemarin saja ditemukan korban baru sekitar 30 mayat. Dengan demikian total korban meninggal akibat gempa Cianjur ini mencapai 310 orang.

Tentu gempa juga dirasakan sampai Cipanas. Tapi Istana Cipanas aman. Hanya kampung di sekitar Istana yang terdampak. Banyak juga bangunan yang rusak.

Pemerintah tentu membuat posko-posko dan tempat pengungsian. Tapi warga terlihat lebih memilih berkemah di dekat rumah masing-masing. Mereka mengatakan tidak mau dijadikan satu di tempat umum. Mereka tetap memilih lokasi yang bisa menjaga privasi keluarga. Mereka juga was-was meninggalkan rumah. Ada barang yang harus dijaga. Mereka tidak ingin barang-barang itu hilang.

Korban terbanyak lainnya adalah di desa-desa di sebelah barat kota Cianjur. Yakni di kawasan lereng Gunung Gede. Yang ketinggiannya sudah mencapai sekitar 1500 meter di atas permukaan laut.

Mereka waspada: gempa bisa membuat tanah retak. Hujan bisa membuat tanah retak itu longsor.

Mereka berharap cukuplah gempa susulan itu terjadi di Argentina dan Jerman agar warga Cianjur kembali tenang dalam menonton gempa-gempa di Piala Dunia. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan*
Edisi 25 November 2022: Kekuatan Maaf

Juve Zhang

GPS serawak “marah” kepada DAP bukan soal apa apa soal mulut usil Lim Guan Eng menkeu zaman PM Mahatir yg minta Serawak bayar hutang dulu ke Pemerintah Pusat sebelum ngasih dana perbaikan sekolah. Orang gak punya duit ditagih ya ngamuk lah. Ibarat kita minjam 5 juta ke pinjol. Hp berdering terus. Wkwkwkw. Makanya yg minta maaf ya LGE langsung . Ujung ujung nya Duit,Duit,Duit. Pelajaran moral dari kasus ini. HATI HATI kalau menagih hutang. Wkwkwk.

Jimmy Marta

Soal boleh boleh, Malay boleh unggul. Mantan narapidana boleh jd PM. PM boleh jd narapidana. Soal maaf memaafkan, kitalah juaranya. Duh..yg mana..?, aku lupa!. Maaf…! Pemaaf dan pelupa lg…

Jokosp Sp

Minyak Kapak atau Minyak Angin, tambah Lengo Klentik ( jowo ) atau minyak goreng atau minyak sawit, tambahi Oil Lotion…….aduk di piring kecil buat mblonyohi awak nggo pijetan. Wuihhhhhhhhh uenake polllll. Opo maneh sing mijeti masih STW gitu, opo STW……..Setengah ha haaaaaaa, maaf efek malem Jum’at.

thamrindahlan

Titah Baginda Raja dari Singasana / Amanah tahta ke mantan narapidana/ Tidak masalah karena pengadilan dunia_/ Kekuatan maaf Malaysia boleh sempurna_/

EVMF

Selamat Hari Guru. “The fact that you worry about being a good teacher, means that you already are one.” (Jodi Picoult) Ketika Anda meragukan diri Anda sendiri untuk mampu menjadi Guru yang baik dan Anda terus merenungkannya serta mengupayakannya terus-menerus… sesungguhnya Anda “sudah” menjadi salah seorang Guru yang Terbaik.

yea aina

Paku sepeti ditukar papan/ Bau kotor bekas terbakar permainan/ Prilaku korupsi sukar dimaafkan/ Pelaku koruptor pantas diganjar dimiskinkan

Leong putu

Kadang insaf kadang kambuh / Hidup ini penuh misteri / Permintaan maaf memang ampuh / Dapat ganjaran Perdana Mentri / .. 365_mantun insaf

Johannes Kitono

Malaysia dan Anwar Ibrahim memang BOLEH. Lihatlah vdo Anwar Ibrahim dengan yang diclosing dengan kata kata Wo Men Ciu Shi Yi Cia Ren = Kita Semua adalah Sekeluarga. Dengan simpatik Anwar Ibrahim merangkul semua etnis dan agama yang dianut oleh ; Melayu, Chinese, India.Dan kelihatan Anwar Ibrahim sangat menghargai perbedaan. Suksesnya PM Anwar Ibrahim selain kabinetnya akan diisi oleh para profesionil. Tentu juga oleh Kekuatan Maaf terhadap lawan politik yang pernah penjarakan dia. PM Anwar Ibrahim memang boleh dan layak dapat Bintang.

Juve Zhang

Politikus favorit saya adalah Mat Sabu. Beliau di penjara oleh Dr. Mahatir hampir 5 tahun. Tapi berbaikan dan bersama menumbangkan Najib. Mat Sabu juga kawan Datuk Anwar . Gaya Mat Sabu mengkritik Najib dengan korupsi Jumbonya sangat kocak dan legenda sekali. Mat Sabu adalah politikus Terbaik di Malaysia. Presiden parti Amanah.

Muin TV

Itulah bedanya Malaysia dan Indonesia. Malaysia, negara yang masih ada tuannya. Siapa dia? Para sultan. Indonesia, seperti negara tak bertuan. Siapa cepat, dia dapat. Siapa kuat, dia menang.

Komentator Spesialis

Di Malaysia, kalian jangan sampai berkata Malaysia bisa. Karena bisa artinya bisa ular. Saya pernah cakap bisa ke teman malaysia. Sontak diketawai mereka.

Lukman bin Saleh

Tp apapun itu. Sesekali tengok Cianjur Abah. Kalau beberapa hari ini banyak berita tentang duka lara korban krn kehilangan org2 tercinta. Percayalah. Beberapa hari ke depan para korban itu akan berteriak masalah ini: makanan, air bersih, tenda, dan sejenisnya. Krn menurut sy, sampai saat ini pemerintah blm punya kemampuan menangani korban bencana sekala besar dg baik. Lombok dan Petobo jadi saksi. Kita harus tetap kritis dan memelototi penanganannya…

Mirza Mirwan

Ada film yang mungkin akan laku keras di bioskup Malaysia bila ditayangkan, rencananya, awal tahun depan. Judulnya: Anwar. Ya, itu film tentang perjuangan Datuk Seri Anwar Ibrahim di rentang 1993-1998. Film itu kerjasama produser Malaysia dan Indonesia. Sutradara dipercayakan kepada Viva Westi dari Indonesia. Pemeran Datin Wan Azizah (isteri DSAI) dipercayakan kepada Acha Septriasa. Sedangkan tokoh Anwar dipercayakan kepada Farid Kamil dari Malaysia. Tapi jangan salah duga. Film itu dibuat bukan karena PH pimpinan DSAI meraih kursi terbanyak di PRU15 minggu lalu, apalagi karena DSAi akhirnya menjadi PM. Sebab film itu sebenarnya sudah direncanakan sejak 2011. Hanya saja produser Malaysia sulit mencari rekanan untuk memproduksinya. Barulah di pertengahan akhir 2022 mendapat mitra dari Indonesia. Proses pengambilan gambar sudah dimulai jauh sebelum PRU15, dan belum rampung. Dengan terpilihnya DSAI sebagai PM, apakah skenario film itu nanti akan dikembangkan. Entahlah. Fadil Karim adalah pengagum DSAI, sedang bagi Acha Septriasa DSAI dan Datin Wan Azizah juga bukan orang asing. Sewaktu kuliah di Universiti Kebangsaan, dalam kelas jurnalistik, ia pernah mewawancarai DSAI dan isterinya. Seperti apa film itu? Tunggu awal tahun depan, karena pastinya juga beredar di Indonesia.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id


Editor : Irawan
Publisher : Ameg.id
Sumber : Ameg.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button