Notice: Undefined index: HTTP_REFERER in /var/www/html/ameg.id_wp/wp-content/themes/jannah/jannah.template#template on line 43
Disway

Turun Gunung

COVID selesai, profesor senior harus turun gunung lagi. “Hari ini saya operasi bedah jantung ke-3 sejak diminta turun gunung lagi 11 Januari lalu,” ujar Prof Dr Puruhito, kemarin. November depan usia Prof Ito genap 80 tahun.

Berarti tiap dua hari Prof Ito turun gunung. “Jadwal saya ke depan tiap dua atau tiga hari operasi,” katanya.

Operasi yang ditugaskan kepada Prof Ito adalah yang punya nilai pembelajaran. Kalau operasinya biasa-biasa saja tidak perlu beliau.

Baca Juga

Ada pelajaran tambahan dari operasi kemarin: benang yang diperlukan tidak ada. Yakni benang ukuran 4.0. Yang ada ukuran lebih kecil, 5.0. Lalu apa yang harus dilakukan: harus lebih hati-hati. Bagaimana cara hati-hati: calon dokter bedah jantung dapat penjelasan dari Prof Ito.

Di operasi kedua pasca Covid, ada pelajaran dadakan juga: setelah jantung dibuka, ditemukan juga  tumor di dalamnya. Meski itu tidak ada dalam rencana operasi, tumor itu harus dibuang: bagaimana membuang tumornya.

Kalau sebatas tidak ada benang ukuran tertentu masih bisa dicarikan jalan keluar. Tidak perlu menunda operasi. Tapi kalau menjelang operasi tidak tersedia obat, ya harus ditunda.

Maka bertambahlah persoalan reformasi kesehatan: jumlah dokter spesialis, ketersediaan obat dan peralatan.

Untuk obat dan pendukung yang diperlukan operasi jantung, misalnya, 90 persen masih impor. Itemnya begitu banyak. Pelayanan kepada pasien tidak hanya soal ketersediaan dokter spesialis tapi juga obatnya.

Lalu soal alat. Salah satu penyebab mengapa spesialis berkumpul di kota besar adalah kelengkapan alat.

Dokter itu tidak hanya perlu gaji besar. Tapi juga kepuasan dalam mempraktikkan ilmunya.

Saya jadi ingat dokter Boyke, ahli ginjal. Ketika diminta pindah ke kota kecil, yang ia tanyakan tidak hanya gaji. Tapi juga apakah kota tersebut mau membelikan alat yang ia inginkan. Yang di kota sebesar Surabaya pun, saat itu, belum punya.

Begitu Gubernur (waktu itu) Awang Farouk membelikan alatnya, Boyke langsung pindah ke Samarinda. Orang Surabaya seperti istri saya pun harus operasi ke Samarinda. Untung bisa sekalian pulang kampung.

Jadi Menkes Budi Sadikin harus menyediakan begitu banyak alat untuk begitu banyak spesialis di  begitu banyak kota kecil. Dan Menkes sudah menyanggupinya.

Rupanya kalangan dokter sudah semakin kompak: mendukung reformasi kesehatan. Orang seperti Prof Dr Ario Jatmiko (72 tahun) ahli  kanker senior itu, menulis dukungan yang sangat rinci.

Termasuk soal memperbanyak spesialis lewat hospital based. Bahkan lebih hebat lagi: spesialis bedah jangan sampai mengusir bedah umum. Misalnya untuk operasi payudara. Bisa dilakukan dokter bedah umum yang cukup  dilatih secara khusus.

Maka, kata Prof Miko, harus dibedakan antara pendidikan dan kursus. Pendidikan itu untuk urusan karakter. Termasuk pendidikan spesialis. Kursus untuk meningkatkan keterampilan.

Prof Dr Siti Fadilah pun memberikan dukungan yang rinci. Mantan menteri kesehatan yang kritis itu punya mantera: kekurangan dokter spesialis adalah nyata, kekhawatiran terjadi kelebihan dokter tidak harus dikhawatirkan.

Bahkan Siti Fadilah langsung saja: setujui RUU Kesehatan. Kekurangan dokter spesialis itu akan teratasi.

Bagaimana dengan dokter lulusan luar negeri? Orang seperti Prof Puruhito dan Ario Jatmiko tidak punya problem apa-apa. Keduanya pulang dari luar negeri sebelum aturan adaptasi dan ujian ada. Dan lagi keduanya adalah perintis di bidang masing-masing.

Covid sudah selesai. Selamat turun gunung ramai-ramai. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan* Edisi 19 Januari 2023: Tri Dharma

Arala Ziko
ketika membaca salah satu kalimat yg menerangkan anak2 pak Ong gk mau jadi ketua, sy sedikit tersentak, kok beda sekali dengan agama lapak sebelah yg seteru sama bapaknya gara gara gereja. mungkin mereka lupa, Tempat ibadah hanyalah wadah, namun tempat ibadah sesungguhnya ada di dalam hati, pikiran dan perilaku manusia.

Komentator Spesialis
Kalau alasannya kurang kompeten, sudah benar. Karena pada akhirnya semua harus dikelola secara profesional dengan kompetensi. Walaupun itu atas nama agama. Muhammadiyah misalnya, tidak mengenal pengelolaan atas aset ummat secara turun temurun. Hanya mereka yang kompeten dan jujur yang layak menerima beban amanat. Makanya tidak mengenal istilah “gus”. Memang apa jaminan keturunan ? Wong anak Nabi saja bisa kafir kok. Contoh anak Nabi Nuh AS.

Jhel_ng
Ada banyak konflik yang terjadi. Kadang yang bisa menyelesaikan hanyalah sang waktu. Atau justru sang waktu lah yang memulai babak baru. Dalam setiap konflik kita berpikir kenapa bisa terjadi. Bagaimana itu terjadi. Jika sudah terlalu rumit, putuskan saja. Itu memang teori lama. Atau sekedar memutuskan untuk menggertak. Gertak sambal? Orang justru suka sambal. Selamat memeringati Hari Raya Imlek bagi yang akan merayakannya.

Jimmy Marta
Ketua organisasi itu perlu orang paling kaya di kelompok itu. Terutama untuk organisasi non keagamaan. Kalau yg kaya itu tidak bersedia, pilihan jatuh ke urutan berikut. Yg paling berkuasa, alias yg jabatannya paling tinggi. Ini berguna agar gk ada anggota yg berani macam2. Sebab yg dua itulah yg gk bisa dilawan. Kalau yg ketiga itu pasti gk boleh dipilih sbg ketua. Kecuali ketua untuk sesama alumninya saja…

Everyday Mandarin
Saya dari kecil sembahyang kelenteng. Izin serta komentar. Zaman Orba, kalau isi formulir, ditanya orang, “Apa agamamu?” Seperti kalkulator yang sudah diprogram, jawabnya, “Buddha (佛教” fojiao)”. Itu zaman Orba. Untuk “agama” Tri Dharma, tak bisa tidak dikaitkan dengan Taiwan. Karena bisa dibilang Taiwan pusatnya Tri Dharma. China malah tidak krn byk yg ateis akibat jadi salah satu syarat Partai Komunis. Walau ga semua ya. Di Taiwan, mayoritas rakyatnya juga sembahyang di kelenteng. Dewanya sama sprt kelenteng² yang sering kita kunjungi di berbagai kota di Indonesia. Yang di Indonesia setelah zaman Gus Dur disebut agama Konghucu (儒教: rujiao). Walau kelenteng ybs ga ada patung Kongzi (孔子: Kongzi, nama Confucius dalam Mandarin), di Indonesia tetap disebut agama Konghucu. Krn orang² Taiwan, jika kelentengnya ga ada patung Kongzi, itu disebut agama Tao (道教: daojiao). Dan memang itulah yang mayoritas kita dengar dari orang Taiwan yang sembahyang di kelenteng. Agamanya apa? Tao. Bukan Konghucu. Apakah terjadi salah kaprah di Indonesia sini? Entah. Mgkn ada petinggi² Konghucu yang bisa menjelaskan detailnya. Asumsi saya pribadi: Bisa jadi di zaman Gus Dur, petinggi agama Konghucu yang duluan mendaftarkan ke pemerintah spy diakui sebagai agama. Sementara petinggi agama Tao tidak. Akhirnya pemerintah pun hanya mengakui Konghucu sbg agama resmi. Dan semua orang yang sembahyang di kelenteng Tao, akan menyebut dirinya beragama Konghucu juga. Maafkan jika asumsi ini sepihak.

Giyanto Cecep
sila ke-3 Pancasila itu jelas tegas ” Persatuan Indonesia ” .. tapi di Indonesia hampir semua organisasi tidak ada yang bersatu .. pun organisasi bercorak ” agama ” .. yang sepertinya tidak ada keuntungan duniawi .. karena semua mengusung hal-hal ” ukhrawi ” .. apa mungkin alam akherat itu juga lebih dari satu ? ..

yoming AFuadi
Sepertinya ada keinginan terpendam Abah yang tidak/ belum kesampaian, makanya ada orang yang punya 4 istri ditulis bukan untuk poligami tapi untuk mistis. Mengingat Abah orang yg religius, maka sah saja kalau tidak perlu punya 4 istri, cukup 1 saja. Tabik.

Johannes Kitono
Ongko Prawiro ( alm ) beristeri 4 dengan 39 orang anak. Pasti manusia super dan tidak dicap poligami. Alasan beristeri kedua, ketiga dan keempat demi keselamatan mereka. Alasan yang sangat manusiawi walaupun tidak tercantum di UU Perkawinan 1974 yang katanya di endorse oleh Ibu Tien Soeharto. Ada konglo ( alm ) yang juga beristeri lebih dari satu dengan alasan bisnis. Menurut suhu atau konsultan hongsui, dengan melihat shio dan ngohengnya. Bisnis konglo ini akan semakin berkembang paralel dengan jumlah isterinya.Nah berbahagialah konglo tsb menikmati kekayaannya tanpa ada kendala baik dari isteri perdana maupun isteri selanjutnya.Ketika terjadi krisis 1998, total hutang grup konglo ini US$,13,7 mily. Jadi pasien BPPN tapi bisnis konglo masih eksis sampai hari ini. Tentu saja bisnis yang menggurita bukan hanya mengandalkan jumlah isteri s. Konon Raja Henry VIII ( 1509 – 1547 ) juga punya 6 isteri karena ingin punya anak laki laki sebagai pewarisnya. Henry VIII tentu bukan suami yang baik dan romantis. Bukan hanya kawin cerai beberapa kali dan malahan memenggal kepala isterinya. Kok tega juga sang raja , sudah menikmati madu kenapa isteri masih harus dikirim ke alam baka.Bisa jadi istilah Raja Tega bermula dari kelakuan Raja Henri VIII. Bagaimana dengan rekor kawin raja raja di China atau Indonesia. Pasti sangat menarik kalau bisa ditampilkan CHD. Raja adil raja disembah, raja lalim raja disanggah. Raja Singa,amit amit jangan sampai kena.

Mirza Mirwan
Itu baru tuntutan, Bung Jimmy. Belum tentu vonis hakim untuk Ichad seperti tuntutan JPU, bahkan boleh jadi lebih rendah ketimbang vonis untuk PC yang hanya dituntut 8 th. penjara. Kalau melihat pengakuan Ichad dipersidangan, dan hakim ingat aksioma hukum “Actus non facit reum nisi mens sit rea”, harusnya vonis Ichad lebih rendah ketimbang PC, Kuat, fan RR. Ichad terpaksa menembak karena boleh jadi ia justru akan ditembak bila tidak melaksanakan perintah. Pangkat Ichad paling rendah di rumah Sambo yang berpangkat 20 tingkat di atasnya

MZ.ARIFIN UMAR ZAIN.
Mesti nya Yosua ditanyai dulu oleh Sambo kebenaran tuduhan pd nya, jangan sepihak yg didengar. Mesti nya lapor pd instansi yg berwenang, bukan menghakimi sendiri.

Rihlatul Ulfa
Pak JM. walau PC adalah sumber dari segala masalah ‘tapi ia tidak ikut menembak pun Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf. itu tetap tidak kuat sebagai bukti materil. JPU melihat dari sisi siapa yg menembak Yosua ‘karena itu benar2 rill’ maka FS diberi hukuman seumur hidup.

yea aina
PC jadi pemicu terjadinya peristiwa pembunuhan, jika motifnya: perselingkuhan, hingga FS esmosi. Sepertinya fakta dan alat bukti perlu ditelusuri ulang, hingga motif sebenarnya terungkap.

EVMF
Kita mengenal istilah psikologi “minimalisasi”. Lantas apakah yang dimaksud dengan “minimalisasi” di dalam psikologi ?? Minimalisasi adalah distorsi kognitif yang terdiri dari kecenderungan untuk menyajikan peristiwa kepada diri sendiri atau orang lain sebagai hal yang tidak signifikan atau tidak penting. Minimalisasi sering melibatkan ketidakjelasan atau nonspesifik, sehingga pendengar tidak memiliki gambaran lengkap tentang semua detail dan dapat diarahkan untuk menarik kesimpulan yang tidak akurat atau tidak lengkap. Minimization in Psychology. Cognitive distortion consisting of a tendency to present events to oneself or others as insignificant or unimportant. Minimization often involves being unclear or nonspecific, so the listener does not have a complete picture of all the details and may be led to draw inaccurate or incomplete conclusions.

Jimmy Marta
Jadi pengurus atau takmir masjid itu ibadah. Syaratnya Ikhlas. Niatnya harus fisabiliilah. Pekerjaannya hanya mengelola. Imbalannya pahala yg akan diberikan olehNYA. Beda dg marbot mesjid. Atau ada juga yg menyebut gharim. Bekerja nya full waktu. Masalah kebersihan menjadi tugas utama. Mereka berhak dp imbalan. Dalam islam gharim/ gharimin itu berarti orang yg berhutang. Hingganya mereka berhak menerima zakat. Kerja ikhlas dan niat ibadah mesti gk hanya berlaku untuk takmir dan marbot saja. Ini juga untuk semua jenis pejerjaan. Bahkan setiap langkah sebaiknya diniatkan ibadah. Kalau yg kelenteng, gereja dan kuil sy gk tahu bgmn sistemnya. Apakah ada semacam pengurus dan marbot juga. Mungkin sama mungkin beda. Sy gk bisa komen banyak. Kata orang2 gk kompeten. Namun jk urusan dunia, banyak yg sama. Terutama menyangkut masalah materi. Ndak agama apa, kepercayaan apa, kekuasaan dan duit tetap jd rebutan. #komen opo tausyiah #perusuh kok ceramah

yohanes hansi
Digergaji dikit biar bisa masuk Disway.. hehe..

AnalisAsalAsalan
Kelenteng berdiri sendiri? Mengapa tidak? Saat ini zaman demokrasi. Sekian banyak masjid juga tidak ada papan organisasi. Masjid milik masyarakat (yayasan).

Yellow Bean
Masih etnis Tionghoa yang tekun berbisnis. Melambungnya harga migor kemaren yang banyak di kuasai pebisnis Tionghoa tentu tidak lepas dari pandainya mereka berbisnis. Grup Wilmar yang menguasai bisnis ini, kapan kami orang kecil bisa menikmati minyak premium seperti ketika toko anda menerapkan program diskon harga minyak di hari JSM. Minyak dengan logo WILMAR paling sering kami beli dengan harga JSM harga di bawah harga pasaran,. Semoga Tuhan membantu urusan anda untuk berbagi.

Handoko Luwanto
Sejak kecil saya doyan sekali nonton film/video silat klasik mandarin. Sehingga kata Tao suka direlasikan dengan Bu Tong Pay. Kata Buddha sering dikonotasikan sebagai Shao Lin Pay. Khonghucu sempat saya kira seorang pendekar sakti. Untung sekarang sudah tidak lagi ya.

Udin Salemo
Oh, rupanya ada konflik juga di antara pemimpin agama minoritas pemeluknya. Saya kirain hanya di kalangan pemimpin agama pemeluknya mayoritas yang suka bergaduh. Ternyata untuk merebut pimpinan sesuatu perlu bumbu persaingan yang kadang tidak sehat dan tidak diajarkan agama. Menjadi pemimpin itu memang ada semacam “berkah dan kharisma” yang didapat. Makanya banyak orang berlomba untuk jadi pemimpin. #everyday_berpantun Banyak gambut di daerah Tampin/ Disengat tawon terasa sakit/ Banyak orang berebut jadi pemimpin/ Untuk dapatkan kehormatan dan benefit/ Obat tjap kadal punya bli Leong/ Belinya harus cara sembunyi/ Kalau jadi pemimpin bisa “mengeong”/ Hasilnya bisa menggemukkan pundi-pundi/

Ummi Hilal
Akhir tahun Masehi ada camp perusuh Disway. Akhir tahun Imlek bisalah camp Sahabat Disway.Tidak usahlah ada undian.Pilihan saja seperti komen pilihan. Yang model undian saja ada golden tiket .Tapi karena menyalahi aturan ya akhirnya pemegang golden tiket tidak jadi/mau/bisa datang. Tapi kalaupun camp Sahabat Perusuh /Disway diadakan di Malang,bukan jaminan Pak Pry akan datang. Abah DI dan Pak Pry seperti dua kutub magnet yang sama(sama-sama tua),uups,punten.. tapi tidak bisa menempel/menyatu.Malah saling bertolak belakang. Jangan-jangan kalau camp Perusuh/ Sahabat Disway diadakan di Malang,eh malah Pak Pry pergi ke Agrinex…

Leong putu
Wkwkwkwk….. Hahaha… Xixixixi…. Ayolah bapack-bapack…logika dikit. Apa masuk akal kalau P Pry neneknya baru meninggal kamis ini….xixixi… Ini cuma komen sindiran untuk wartawan setengah-setengah…. … Sehat selalu pak Pry… Candaanya saya suka..saya suka.. Saya suka….

Pryadi Satriana
TERIMA KASIH IBU PENJUAL BUNGA Terima kasih Ibu atas bunga2 yg Ibu taburkan di jalan yg akan dilalui jenazah nenekku yg dimakamkan di Pemakaman Samaan hari Kamis ini Dari mobil jenazah duduk di samping sang sopir kulihat Ibu mengambil bunga2 dari bunga2 yg Ibu jual dan Ibu taburkan di jalan itu aku melihat wajah Ibu wajah yg tulus tangan yg terulur menabur bunga2 itu Wahai Ibu walau kita belum saling mengenal hatiku telah terpaut pada Ibu yg telah menghormati jenazah nenekku dg tulus dan air mataku pun menetes Terima kasih Ibu atas penghornatan Ibu kepada nenekku yang kini beristirahat dg tenang di Pemakaman Samaan, Malang Sekali terima kasih ya Ibu Pada saatnya nanti Aku akan datang ‘sowan’ ke Ibu menghaturkan terima kasih atas nama anak, cucu, dan buyut almarhumah Adriana Dariah Rompis Salam takzim dari klg besar kami untuk keluarga besar Ibu Semoga Allah Yang Mahakuasa merahmati kita semuanya … Aamiin. Salam sejahtera untuk kita semua Keluarga Pak Dis Keluarga Pembaca Disway Keluarga Besar saya juga Semoga Gusti Allah Memberkahi kita semua. Aamiin. Salam. Rahayu.

Mbah Mars
Para Perusuh Disway yang nggleling-nggleling berani nggak poligami seperti OP ? Anda semua sudah diberi triknya agar bisa menundukkan hati istri yang mau dimadu. Suami kepada istri ke 1: “Istriku, demi nyawamu, aku harus menikah lagi” Dengan terpaksa istri ke 1 menjawab: “Kalau memang itu syaratnya, apa boleh buat” Suami kepada istri ke 1 dan 2: “Jika aku tidak punya istri tiga, maka kalian berdua akan mati” Istri ke 1 dan ke 2 akhirnya setuju. Meski dengan terpaksa. Suami kepada istri ke 1, 2 dan 3:”Kalian semua akan meninggal jika saya tidak menikah lagi. Saya harus menikah lagi demi menyelamatkan nyawa kalian” Istri ke 1, 2 dan 3 pasrah. Mempersilahkan suami nikah lagi. Jadi istrinya 4. Waktu pun berjalan. Empat istri ini beranak pinak. Istri ke 1, 2 dan 3 bertanya-tanya dalam hati, “Mengapa setelah punya 4 istri sang suami tidak nambah istri lagi untuk menyelamatkan nyawa 4 istrinya ? Bahkan sepeninggal suami mereka bertanya-tanya, mengapa kami kok ternyata belum mati ? Yang tahu alasannya hanyalah almarhum OP.

Mirza Mirwan
Beristeri satu itu mengikuti sunah Nabi, kata seorang ustaz di televisi beberapa tahun yang lalu. Kalau memang mengikuti/menyontoh Nabi seharusnya setia kepada isteri pertama. Karena semasa isteri pertama Rasulullah, Khadijah al-Kubra binti Khuwailid, masih hidup, beliau tidak pernah menduakannya dengan beristeri lagi.

Mbah Mars
“Gagal total Brik”, kata Mbah Koplak tentang upayanya mewacanakan poligami kepada istrinya. “Ceritanya pripun ?”, tanya Jabrik. “Istri saya ajak ke RM Wong Solo. Di sana saya pesenkan jus poligami. Empat buah dijus bersama. Istri saya tidak mau meminumnya. Jangankan saya poligami, minum jus poligami saja tidak sudi” Jabrik:”Wkwkwk. Lha Simbah sudah pernah nembung belum ?” Mbah Koplak:”Sudah Brik. Dia menjawab gini, “Mas, itu dengar nggak ada iklan peti di TV. Kata pengiklannya “Angler tumpakane”. Apa Mas mau saya pesenkan ?” Jabrik:”Huahahahaha”

yea aina
“Disway.ID akan jadi media untuk semua”, mungkin itulah yang dicanangkan Pak bos pendirinya. Topik yang ditayangkan beragam, pembaca diperkenankan menuliskan komentarnya. Bebas. Kesukaan pembaca Disway.ID bermacam-macam: ada yang suka mengkritisi Abah, mengkritisi pemerintah, pun mengkritisi diri sendiri. Adapula yang suka “menghibur” pembaca lainnya dengan cerita dan anekdot lucunya.

Amat Kasela
Cek Cek 1 2 3 Panasin mesin tuk perlombaan 212 & 234 Mulai masuk waktu rawan. Om Leong & Cak Mul pasti sambil monitor

Handoko Luwanto
Mengintip Chat GPT, sepupu jauhnya Google : “Kelenteng Gudo adalah sebuah kelenteng yang terletak di Kabupaten Gudo, Jawa Timur, Indonesia. Kelenteng ini juga dikenal dengan nama lain seperti: Pura Gudo Pura Gedong Gudo Pura Tri Dharma Gudo Pura Gedong Tiga Pura Kerta Gosa Gudo Nama-nama tersebut digunakan untuk merujuk pada Kelenteng Gudo yang merupakan salah satu tempat ibadah yang terkenal di Jawa Timur, Indonesia. Beberapa sumber menyebutkan bahwa klenteng Gudo didirikan pada abad ke-17 oleh seorang perantau dari Tiongkok bernama Nyai Gudo. Menurut cerita yang beredar, Nyai Gudo datang ke Indonesia dengan mengikuti para pedagang Tiongkok yang melakukan perdagangan di wilayah tersebut. Ia membawa agama Buddha dan membuat tempat ibadah yang dikenal sebagai klenteng Gudo. Klenteng ini diyakini sebagai tempat ibadah Buddha yang pertama di wilayah tersebut ….”

Fa Za
Manusia Indonesia adalah manusia yang beragama, relijius, sehingga apapun selalu dikaitkan dan dikembalikan ke ajaran agama. Untuk berbuat baik terhadap sesama manusia pun perlu dicarikan sumbernya dari ajaran agama. Bahkan, celakanya, berbuat korupsi (grarifikasi) juga dicarikan dalil pembenar dari ajaran agama, agar dapat disamakan dengan rezeki.

ahmad faqih
Saat agama & kepercayaan sudah dimasuki kepentingan nafsu duniawi. Maka kesucian marwah dan jiwa ihlasnya akan terdegradasi. Serta bibit perpecahan mulai bersemi

thamrindahlan
Selamat Pagi Abah. Membaca Tulisan Tri Dharma kerisauaan saya tak terobati. Tadinya harapan saya Abah mengklarifikasi video yang tersebar viral terkait keberadaan Abah di salah satu klenteng. Terus terang saya sedih membaca sebagian komentar netizen tentang video tersebut. Sahabat Perusuh tentu sudah membacanya. Banyak teman dari beberapa komunitss WhatsApp menanyakan langsung. Saya menjawab Tegas itu bukan prosesi keagamaan tetapi peristiwa budaya. Alangkah leganya perusuh apabila Abah menyampaikan klarifikasi terkait rekaman video itu agar syak wasangka miring tentang sosok tokoh Dahlan Iskan clear. Bunga cempaka harum baunya / Hiasan taman indah mempesona/ Nama baik adalah segalanya/ Membela diri dari segala fitnah/

Forsandy Kurniawan David
memang dalam komunitas itu, seorang ketua harus-lah kategori naga, naga kecil gpp seng penting nogo atau bisa diterjemahkan sebagai orang kaya. karena semakin kaya berarti dia paling sholeh (baca: dekat dengan dewa)- meski pendapat ini bisa diperdebatkan mohon maaf tapi seterawangan saya begitu adanya. jadi saya nda heran kalo ada terpilih kok tidak kaya, bagaimana mungkin di pimpin oleh orang yang tidak dekat dengan para dewa. kenapa jaman pak Ongko bisa tentrem ya karena pak ongko orang kayaaaaa. a lima. jadi usul saya ada dewa baru mungkin dewa yang menghitung kebaikan kebaikan umat, siapa palng banyak bantu orang dialah sang naga. tapi apa dewa seperti itu ada?

Leong putu
Hahaha…. Ndak lah Mas… saya ini setia, sayang istri. Gak mungkin punya keinginan itu..wkwk. Itu bakal menyakiti istri, saya ndak mau. Lha wong semut dan nyamuk saja gak ta ijinkan menyakiti istriku. Kalau malam kedinginan juga tak boleh terjadi padanya. Oleh sebab itu saya selalu beri dia kehangatan… Wkwk…

Kalender Lengkap
Abah selalunya meng-highlight kalimat sekian istri. Sepertinya ada hasrat tak sampai.

Hendri Ma’ruf
Sebagai professional bidang pengembangan manajemen (management development) dan meminati bidang budaya dan budaya organisasi, cerita soal Tri Dharma ini meneguhkan pengetahuan saya tentang perilaku manusia khususnya terkait pengorganisasian pemeluk agama. Pada kahirnya akan sama saja ujungnya: kepatuhan yang sesungguhnya terhadap ajaran agamanya diuji ketika berhadapan dengan egoisme keduniaan.

Jimmy Marta
Cantik emang si Marshanda/ Penuh pesona wajah rupawan/ anakmempesona/ Hati2 dalam memilih janda/ Sudah kayapun tetap nagih setoran

Amat Kasela
Eh ada Aat. Sehat kan At? Pergi ke sungai menaik rakit/ Hendak menangkap ikan jelawat/ Orang jomlo tak boleh sakit/ Kalau sakit tak ada yang rawat.

Atho’illah
Malam jumat melakukan kenduri | Untuk meminang sang permasuri | Alam sekitar dijaga lestari | Agar kehidupan indah berseri | Duduk di taman si anak raja | Memetik setangkai bunga kamboja | Jauhi mantan dekati janda | Janda cantik seperti marshanda

Amat Kasela
Burung terbang lewat jendela/ Jendela berpalang kayu pulantan/ Abang duda adinda janda/ Kalaulah jodoh bisa balikan. #Pantun_berandai #Bukan_saya

Jimmy Marta
Angin selatan di pagi hari/ Bertiup sampai ke wonogiri/ Sang mantan memang gk dicari/ Tp kalau ketemu itu rezeki

Amat Kasela
Bertiup kencang angin selatan/ Tiang kapal tegak berdiri/ Dilarang keras mengingat mantan/ Jauhi mantan sayangi istri #Perusuh_Sayang_Istri

bagus aryo sutikno
Memetik bunga sedap malam Disamping bunga permana Saat ketemu mantan di jalan Pikiran melayang kemana-mana

*) Dari komentar pembaca http://disway.id


Editor : Irawan
Publisher : Ameg.id
Sumber : Ameg.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button