Olahraga

34 Pelari Ramaikan Lomba Lari HUT Arema Secara Virtual

AMEG– Loyalitas penggiat lari terhadap Arema pantang kendur. Momen HUT ke-34 Arema 2021 pada Rabu (11/8) lalu diperingati 34 pelari dari berbagai lokasi secara virtual. 

Berbeda dari Arema Anniversary Run 2019 dan 2020 yang berlangsung ramai-ramai. Pada 2021 digelar secara Virtual. 

Lomba lari ini sudah jadi event tahunan di bulan Agustus, sejak dua tahun terakhir. Meski pandemi banyak Aremania yang tergabung di berbagai komunitas lari berpartisipasi menyemarakkan momen ulang tahun tim berjuluk Singo Edan itu.

Momen HUT masih dalam rangkaian PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), Arema Anniversary Run tahun ini digelar serentak Minggu (15/8) mulai pukul 00.01-24.00. Meski demikian acara ini tetap menarik. 

Event ini dipersembahkan 34 pelari dengan jarak tempuh minimal dibuat sama dengan usia Arema.. “Jumlah pelarinya 34 orang dan menempuh jarak minimal 34 kilometer,” kata Eko Cahyono, salah seorang peserta sekaligus administratur acara.

Karena virtual, sejumlah pelari bisa melakukan start pada jam maupun tempat yang tidak sama. Ada yang mulai dini hari, pagi hingga siang maupun sampai malam. Dari beberapa daerah. Seperti Malang, Jakarta, Yogyakarta, Sidoarjo dan kota lainnya.

“Sebenarnya mereka orang asli Malang yang bekerja di luar kota. Karena virtual, peserta melakukannya di daerah masing-masing,” terang Eko.  

Setiap pelari, minimal melakukan satu aksi solidaritas. Seperti membagikan masker, hand sanitizer, mengambil sampah di rute lari, membeli makanan kepada warga yang isoman atau lainnya.

“Pelari menyerahkan bukti foto aksi tersebut,” imbuh pria yang juga pustakawan itu. Hal unik tersebut guna mengimplementasikan jargon solidarity.

Manajemen Arema  memberikan sambutan ketika para pelari transit di Kandang Singa, Jalan Mayjen Panjaitan, Penanggungan, Kota Malang. Rute tahun lalu dari Stadion Kanjuruhan menuju Pendopo Kantor lama Bupati Malang di Jalan Alun-alun Timur, Kota Malang.

“Sebenarnya tahun ini juga siap dengan protokol kesehatan yang ketat. Seperti wajib swab test dan karantina sebelum event akan dilakukan,” tuturnya. 

“Tapi kondisinya memang tidak memungkinkan. Daripada event ini ditiadakan, kami lakukan saja secara virtual,” pungkas Eko. (*)

Pemenang

  1. Pelari Tercepat (Pace Tercepat)Christianus Kopon LusiJarak 34:01 kmWaktu 2:38:38
  2. Pelari Jarak Tempuh TerjauhSuryo Eko PrasetyoJarak 76:00 kmWaktu 15:18:58
  3. Pelari Pertama Start & FinisEko CahyonoJarak 34:26 kmStart Jam 00:01 WIBFinish jam 03:42:36 WIB

Editor : Sugeng Irawan
Publisher : Rizal Prayoga
Sumber : -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

City Guide 911 FM