Nasional

Khofifah Apresiasi Recovery RS Mardi Waluyo

AMEG– Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kecepatan recovery yang dilakukan Pemkot Blitar. Pasca gempa Sabtu (10/4/2021). Gubernur meninjau kerusakan yang terjadi di beberapa ruang rawat inap di Rumah Sakit (RS) Mardi Waluyo. Juga membesuk salah seorang korban luka akibat tertimpa tembok.

“Ini tidak seperti yang video viral, foto-foto viral. Rumah Sakit Mardi Waluyo ternyata bisa sangat cepat. Jajaran manajemen rumah sakit ini melakukan rehabilitasi. Kecepatan penanganan ini adalah sesuatu yang harus kita apresiasi,” tandas Khofifah, kemarin dikutip dari Pers Rilis Humas Pemprov Jatim.

Rehabilitasi dan renovasi sama-sama cepat dilakukan. Sehingga saat ditinjau, lokasi paviliun sudah diperbaiki. “Kita sudah melihat kecepatan penanganan. Baik pasien maupun penanganan fisik rumah sakit ini. Sehingga, tidak ada layanan yang terganggu. Tidak ada penghentian layanan di rumah sakit ini,” katanya.

Walikota Blitar, Santoso menuturkan. Proses perbaikan paviliun yang rusak akibat gempa, cepat dilakukan. Sehingga saat ditinjau Gubernur, kondisinya sudah baik.  “Dilanjutkan dengan nyambangi seorang  warga yang usianya sepuh. Ketika lari, tertimpa pagar tembok. Sehingga patah tulang,” ucapnya.

Korban bernama Yulnis Miwati (70). Sudah dilakukan tindakan operasi. Kini tinggal menunggu proses recovery.  “Biaya sepenuhnya ditanggung pemerintah daerah. Mereka tidak akan dikenakan biaya sepeser pun,” katanya.

Di RSUD Mardi Waluyo, akibat gempa Sabtu lalu menelan satu korban luka patah kaki. Kemudian tiga ruang rawat inap, hanya satu yang mengalami rusak parah, namun sudah diperbaiki. 

“Semua dipikul oleh rumah sakit, karena sudah dialokasikan jika terjadi kejadian kejadian di luar dugaan. Yang penting bagaimana bisa segera memberikan layanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (yan)


Editor :
Publisher :
Sumber :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

City Guide 911 FM