FilmLifestyle

Siapa Bakal Bawa Pulang Piala Oscar? 

THE OSCARS tahun ini benar-benar tricky. Bukan karena persaingannya ketat. Melainkan karena digelar di tengah pandemi. Bioskop ditutup berbulan-bulan. Hanya sedikit—di Indonesia malah hanya satu, Minari—nomine film terbaik yang benar-benar diputar di bioskop.
Beberapa nomine lain bisa dinikmati lewat layanan streaming. Antara lain The Trial of the Chicago 7, Mank (Netflix), dan Nomadland (Hulu). Tapi lainnya, nihil. Alhasil, sulit menarik minat audiens untuk menonton acara The Oscars. Kalau film-filmnya (semakin) tidak familiar. Tapi bagamana pun, the show must go on. 
The Oscars edisi ke-93 digelar di Union Station dan Dolby Theatre, Los Angeles, besok pagi WIB. Siapa yang bakal mengamankan trofi dalam awards season paling unik ini?
Berikut prediksi kami untuk lima kategori paling prestisius. Yakni Best Picture (Film Terbaik), Aktor dan Aktris Terbaik, serta Aktor dan Aktris Pendukung Terbaik. (Retna Christa)
Film Terbaik
Akan menang: Nomadland
Harusnya menang: Minari
Laju Nomadland menuju gelar Film Terbaik tampaknya tak akan terhenti. Film besutan Chloe Zhao itu sudah menyapu gelar dari Golden Globes, Critics’ Choice Awards, serta BAFTA Awards. Biasanya, pertarungan ketat terjadi antara dua pemenang Golden Globes. Yakni dari kategori drama dan komedi/musikal. Namun, pemenang Globes dari komedi/musikal, Borat Subsequent Moviefilm, bahkan tidak masuk nominasi.
Belajar dari tahun lalu, Nomadland harus mewaspadai The Trial of the Chicago 7. Benar, film keren milik Aaron Sorkin itu diabaikan oleh acara awards yang lain. Namun, ia secara mengejutkan merebut gelar di Screen Actors Guild (SAG) Awards tiga pekan lalu. Chicago 7 bisa’’bernasib’’ seperti Parasite. Tidak menang di mana-mana. Hanya di SAG Awards. Namun sukses merebut Oscar. Mempecundangi 1917 dan Once Upon a Time in Hollywood. 
The Trial of the Chicago 7 termasuk crowd pleaser. Tipikal film festival, tapi disukai penonton box office. Karena bintang dan plotnya yang seru. Apalagi Netflix mengemas promonya menjadi menarik di kalangan anak muda. Ini akan menggoda iman para anggota Academy jika ingin menyelamatkan rating acara.
Lantas, kenapa Minari layak menang? Karena memang bagus. Minari mengisahkan keluarga imigran Korea yang membuka ladang di Arkansas. Ceritanya terinspirasi dari perjuangan sang sutradara, Lee Isaac Chung sendiri. Dan karena itu, penuturannya menjadi sangat genuine. Sangat natural, sangat hangat, indah, sekaligus realistis. Penampilan cast-nya juga luar biasa.
Aktris Terbaik
Akan menang: Frances McDormand (Nomadland)
Harusnya menang: Carey Mulligan (Promising Young Woman), Andra Day (The People vs Billy Holiday)
Ini kategori paling, paling tricky tahun ini. Ketiga nama di atas sudah mengantongi kemenangan di ajang penghargaan yang berbeda. Andra Day menang di Golden Globes. Carey Mulligan merebut trofi Critics’ Choice. Frances McDormand berjaya di BAFTA. Bahkan ada satu nama kuat lagi: Viola Davis. Yang mencuri kemenangan di SAG Awards.
Penampilan mereka semua sama-sama powerful. Penjiwaan terhadap karakternya bisa dibilang setara. Maka maklum kalau juri masing-masing acara awards punya pilihan berbeda. Nah, yang akan jadi penentu adalah filmnya. Mana yang paling disukai voters, dialah yang akan menang. Dan saat ini angin mengarah kepada Nomadland. Sehingga McDormand kemungkinan menang.
Tapi, sebenarnya kalau mau jujur, penampilan Mulligan harus mendapatkan kredit lebih. Sendirian (well, bersama sutradara dan skenario Emerald Fennel, sih) dia membawa Promising Young Woman menjadi film yang diperhitungkan di berbagai ajang awards. Penampilan dia sebagai cewek kontemporer yang cantik, kuat, namun dikuasai amarah, benar-benar refreshing.
Aktor Terbaik
Akan menang: Chadwick Boseman (Ma Rainey’s Black Bottom)
Harusnya menang: Chadwick Boseman (Ma Rainey’s Black Bottom)
Anthony Hopkins (The Father) dan Gary Oldman (Mank) sudah pernah menang Oscar. Sementara Steven Yeun (Minari) dan Riz Ahmed (Sound of Metal) mungkin akan menang di masa depan. Tapi malam Academy Awards nanti akan jadi milik mendiang Chadwick Boseman. Yang tampil prima di Ma Rainey’s Black Bottom. 
Memang, Hopkins dan Ahmed juga bermain luar biasa. Mereka menjadi perwakilan film depresi khas pandemi. Namun, ini adalah kesempatan terakhir anggota Academy untuk memberikan penghargaan posthumous kepada Boseman. Yang meninggal Agustus tahun lalu. Toh, aktingnya sebagai musisi Levee Green di kelompok blues Ma Rainey juga luar biasa bagus. Layak.
Aktris Pendukung Terbaik 
Akan menang: Youn Yuh-jung (Minari)
Harusnya menang: Youn Yuh-jung (Minari)
Academy biasanya suka memilih anak muda yang menggebrak daftar nomine. Abigail Breslin, Anna Paquin, dan Jennifer Lawrence pernah menang di posisi seperti itu. Tahun ini, ada Amanda Seyfried (Mank) dan Maria Bakalova (Borat Subsequent Moviefilm) yang ikut bersaing. Di antara keduanya, Bakalova yang sudah punya modal. Yakni menang di Critics’ Choice.
Namun, pola memilih anak muda tidak akan terjadi tahun ini. Karena ada Youn Yuh-jung, sang Meryl Streep-nya Korea. Nenek dengan selera humor tinggi ini sudah menang di SAG Awards dan BAFTA. Dalam Minari, dia memerankan Soon-ja. Ibu Monica Yi (Han Ye-ri) yang diboyong dari Korea untuk mengasuh anak keluarga kecil itu.
Soon-ja adalah sosok yang mencerahkan adegan. Kita literally menunggu-nunggu kehadiran dia di layar. Karena scene dia pasti lucu, hangat, indah, bikin nangis sekaligus tertawa. Akting Youn begitu kuat, natural, flawless. Menunjukkan kepada kita karakteristik sesungguhnya orang tua Asia, terutama Korea. Dia lebih dari layak diganjar Oscar.
Aktor Pendukung Terbaik
Akan menang: Daniel Kaluuya (Judas and the Black Messiah)
Harusnya menang: Daniel Kaluuya (Judas and the Black Messiah)
Kecil kemungkinan terjadi kejutan di kategori ini. Daniel Kaluuya sudah menyapu seluruh trofi dari ajang awards penting. Yakni Golden Globes, Critics’ Choice, SAG, dan BAFTA. Anggota Academy tidak akan membuat pilihan berbeda. Karena memang penampilan Kaluuya (yang pernah masuk nominasi Aktor Terbaik lewat Get Out) sangat kuat.
Terlepas dari perdebatan bahwa peran Kaluuya harusnya masuk kategori Aktor Terbaik, pria asal Inggris itu tampil eksplosif di film ini. Memerankan ketua Black Panther Party cabang Illinois, Fred Hampton, kharismanya tak terbantahkan. Ia berhasil menggambarkan kematangan Hampton sebagai pemimpin dan orator jenius, sekaligus anak muda yang masih mencari jati diri. (*)

Editor :
Publisher :
Sumber :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

City Guide 911 FM