Film

Dibuka dengan Glamor, Chic, dan Elegan

Festival Film Cannes Akhirnya Kembali

Festival film Cannes dibatalkan tahun lalu. Gara-gara Covid-19 menggila di Eropa. Kali ini, salah satu festival film terbesar di dunia itu kembali digelar. Tanpa masker, tanpa protokol kesehatan. Hanya menyisakan keseruan nan elegan.

***

AMEG – AU REVOIR festival virtual! Sejak pandemi menghajar dunia awal tahun lalu, Festival Film Cannes 2021 menjadi festival film major perdana yang digelar sepenuhnya secara offline. Seperti biasa, event tersebut diadakan di Palais des Festivals, Cannes, Prancis. Dibuka Rabu lalu (6/7), dan bakal berlangsung hingga Sabtu pekan depan (17/7).

Tidak ada social distancing di red carpet. Para fotografer dan jurnalis memang masih diimbau memakai masker. Namun, mereka bisa berdiri berdesakan tanpa jarak. Sementara aturan dilarang berciuman dengan cepat dicemooh oleh Presiden Cannes, Pierre Lescure.

Dengan santai, ia mengecup pipi aktris Jessica Chastain dan mantan ibu negara Carla Bruni. Ia lantas membungkuk untuk mencium tangan aktris Melanie Laurent. Bahkan direktur festival Thierry Fremaux—yang berkeras menerapkan aturan no-kissing—menyerah pada euforia Cannes yang meriah. Ia membiarkan sineas Korea pemenang Oscar, Bong Joon-ho, memeluknya.

Meski suasana di red carpet tampak sangat bebas, undangan Cannes harus melewati skrining ketat. Mereka harus menyertakan bukti tes bebas Covid-19. Serta bersedia dites di tempat.

Festival diawali dengan pemutaran perdana film Annette. Yang dibintangi Adam Driver dan Marion Cotillard. ’’Covid masih ada. Tapi bisa berada di Cannes memberiku perasaan lega luar biasa. Aku sangat bersemangat,’’ ucap Driver, sebagaimana dilansir AFP.

Pembukaan Cannes juga dihadiri aktris Jodie Foster. Dia dijadwalkan menerima gelar kehormatan atas karir yang sudah membentang selama 56 tahun. Foster, bersama sutradara Spanyol Pedro Almodovar, sutradara AS Spike Lee, serta sineas peraih Palm d’Or 2019 Bong Joon-ho, adalah juri utama Cannes 2021.

Lee, sementara itu, hadir mengenakan suit berwarna hot pink dan kacamata senada dari Louis Vuitton. Ditambah topi bertulisan 1969. Itu adalah tahun ketika para budak Afrika kali pertama menjejakkan kaki di tanah Amerika.

Lee merupakan orang kulit hitam pertama yang menjadi kepala panel juri. Sebelumnya, ia sempat menyuarakan penyesalan. Kenapa dalam 75 tahun sejarah penyelenggaraan Cannes, baru dirinya keturunan Afrika Amerika yang dijadikan kepala panel juri. Padahal, sineas kulit hitam yang hebat dari seluruh dunia berjumlah puluhan.

’’Dunia ini dikelola oleh para gangster,’’ kata Lee dalam konferensi pers sebelum pembukaan festival. ’’Agent Orange (Donald Trump, Red), orang di Brazil itu (Presiden Jair Bolsonaro), dan (Presiden Rusia Vladimir) Putin semuanya gangster. Mereka tidak punya moral. Tidak punya nurani. Itulah dunia yang kita tinggali saat ini,’’ kecam sutradara Malcolm X tersebut.

Di luar isu soal Covid dan protes Lee, pembukaan Cannes berlangsung seperti yang diharapkan. Meriah, glamor, superchic, serta super-fashionable. Di kota resort yang indah itu, red carpet berpendar cerah. Dihiasi busana-busana cantik dari Bella Hadid, Jessica Chastain, Dame Helen Mirren, dan Maggie Gyllenhaal.

Tak seperti festival lain yang berlangsung online, para aktor A-lister Hollywood juga bakal bergantian menyambangi Palais des Festivals. Timothee Chalamet, Nicole Kidman, dan Matt Damon dijadwalkan menyapa Cannes mulai hari ini. Content de te revoir! Senang sekali bertemu kalian lagi. (*)

Apa Lagi yang Premiere di Cannes?

The French Dispatch

Karya Wes Anderson (The Grand Budapest Hotel) yang bertabur sangat banyak bintang. Mulai dari Bennicio del Toro, Timothee Chalamet, Adrien Brody, Lea Seydoux, hingga Frances McDormand. Ditambah Bill Murray dan Owen Wilson. Plus sederet cameo top seperti Willem Dafoe, Saoirse Ronan, Anjelica Huston, Edward Norton, dan Live Schreiber.

Film ini mengisahkan tiga cerita berbeda. Yang dihubungkan dengan satu benang merah. Yakni masa-masa penutupan biro Prancis sebuah surat kabar asal Kansas. Kisah mereka menyiapkan edisi terakhir itu dibuat dengan begitu satir. Khas Anderson. Film ini akan premiere pekan depan (12/7), dan dirilis di AS pada Oktober.

Flag Day

Sean Penn kembali ke kursi sutradara. Kali ini, ia menggarap Flag Day, yang juga ia bintangi sendiri. Film ini mengisahkan seorang ayah yang harus menjalani hidup ganda. Demi menghidupi putrinya. Si pria terpaksa terjun di dunia gelap perampok bank, pemalsu barang, dan penipu. Segala tindakan kriminal itu ternyata mempengaruhi hidup si anak di masa depan. Asyiknya, anak perempuan si tokoh utama dalam film itu diperankan putri Penn sendiri: Dylan. Flag Day diputar perdana di Cannes besok (10/7).

Stillwater

Siapa kangen Matt Damon? Akhirnya, tahun ini fans bisa kembali menonton aksi bintang franchise The Bourne Identity tersebut. Lewat Stillwater. Yang merupakan karya comeback sutradara Tom McCarthy. Ia hiatus lama sekali, setelah menciptakan film pemenang Oscar, Spotlight, pada 2015.

Film ini menggabungkan genre kriminal dengan legal drama. Damon memerankan Bill Baker, yang anaknya didakwa membunuh temannya sendiri di Prancis. Baker pindah ke Prancis untuk membersihkan nama si anak. Ia berurusan dengan perbedaan bahasa, budaya, hingga sistem hukum Code Penal 1994 yang rumit dan asing. Si anak diperankan oleh Abigail Breslin.

Benedetta

Apalah artinya Cannes tanpa film artistik dengan tema unik khas festival. Benedetta merupakan karya terbaru sutradara Paul Verhoeven. Yang populer berkat film-film blockbuster seperti Robocop dan Basic Instinct. Kali ini, ia mengangkat kisah Benedetta Carini. Seorang suster dari abad ke-17 yang lesbian. Benedetta diadaptasi dari buku non-fiksi lansiran 1986, yakni Immodest Acts: The Life of a Lesbian Nun in Renaissance Italy karya Judith C. Brown. Dibintangi aktris Belgia Virginie Elfira.

Bergman Island

Dibintangi Vicky Kripes, Mia Wasikowska, dan Tim Roth, film ini mengisahkan pasangan AS yang berprofesi sebagai sineas. Mereka bepergian ke sebuah pulau yang menginspirasi sebagian besar film sutradara legendaris Ingmar Bergman. Di sana, mereka menemukan bahwa batas antara fiksi dan realitas menjadi kabur. Film ini disutradarai sineas Prancis Mia Hansen-Love.

Film Dokumenter

Oliver Stone is back. Namun, kali ini ia tidak mengusung feature film. Melainkan dokumenter. Judulnya JFK Revisited: Through The Looking Glass. Selain itu ada juga film dokumenter tentang Val Kilmer. Sang bintang Top Gun dan Batman Forever. Yang pernah menderita kanker tenggorokan hingga kehilangan suara.


Editor : Sugeng Irawan
Publisher : Rizal Prayoga
Sumber : Harian Di's Way

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

City Guide 911 FM