EntertainmentFilmLifestyle

Seperti Membangun Pesawat di Udara

INI DIA yang ditunggu-tunggu. Academy Awards 2021. Ajang penghargaan paling megah, paling prestisius, sekaligus sebagai penutup awards season tahun ini. Para pencinta film sudah penasaran parah, apa yang akan disajikan oleh Academy of Motion Pictures Arts and Sciences (AMPAS) sebagai penyelenggara.

Academy Awards (atau The Oscars) 2021 digelar Minggu malam waktu setempat (25/4/2021). Atau Senin pagi WIB (26/4/2021). Mundur dua bulan dari jadwal normal, yang biasanya digelar akhir Februari atau awal Maret.

Seperti yang diberitakan, Mank mendapatkan nominasi terbanyak. Yakni 10. Disusul The Father, Judas and the Black Messiah, Minari, Nomadland, Sound of Metal, dan The Trial of the Chicago 7. Masing-masing menembus enam nominasi.

Daripada kandidat pemenang, yang bikin penasaran adalah, bakal seperti apa The Oscars nanti? Sepanjang awal tahun ini, kita disuguhi beberapa format ajang penghargaan. Golden Globes, Februari lalu mengusung konsep hybrid. Ada host di dua kota sekaligus—New York dan Los Angeles—dengan audiens terbatas. Para presenter datang ke venue. Sedangkan pemenang menerima penghargaan dari rumah.

Beberapa yang lain full digeber secara virtual. Seperti Critics’ Choice Awards, SAG Awards, dan BAFTA Awards. Yang agak beda adalah Grammy Awards. Recording Academy menggelar semacam pesta kebun kecil-kecilan. Di teras LA Convention Center. Hanya dihadiri presenter dan nomine. Sehingga pembacaan penghargaan dan pidato penerimaan bisa digelar live.

Sementara penampilan artis, yang jadi inti Grammys, digelar di dalam ruangan. Disiarkan lewat layar besar di teras tempat audiens berkumpul dengan social distancing. Ini ide yang sangat bagus dan baru. Acara tetap hidup, tidak jadi pesta Zoom semata, tapi tetap menaati protokol kesehatan.

Apakah Oscars akan mengadopsi konsep Grammys? Sepertinya begitu. Itu terbaca dari keterangan ketiga produser Oscars saat menggelar konferensi pers akhir pekan lalu (19/4/2021). Mereka adalah produser Stacey Sher, sutradara Steven Soderbergh, dan Jesse Collins. ’’Tugas kami ini ibarat membangun pesawat di udara,’’ kata Soderbergh, seperti dikutip Deadline.

Misi mereka adalah meminimalkan penggunaan Zoom. Serta menghadirkan sebanyak mungkin nomine serta presenter. Sementara buat penonton televisi, Soderbergh (yang terkenal menggarap trilogi Ocean’s Eleven, Contagion, dan Traffic), berjanji menghadirkan pengalaman sinematik yang luar biasa. Berikut poin-poin rencana mereka yang sudah terungkap. (ir)


Editor :
Publisher :
Sumber :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

City Guide 911 FM